Diduga Akibat Mesin Mati Dan Rem Blong

Intercooler Angkut Puluhan Ton Sawit Masuk Sungai Di Jembatan Sei Buaya


riaupotenza.com
Inilah intercooler pengangkut buah sawit saat masuk ke sungai di jembatan sei Buaya.foto.SLAMET.

BAGAN BATU (RPZ)- Satu buah truk intercooler bernopol BK 8467 YM  bermuatan buah kelapa sawit masuk ke sungai di Jalan Lintas Kecamatan Bagan Sinembah Raya tepatnya di Jembatan Sei Buaya Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Raya.

Kejadian itu terjadi pada kamis pagi sekira pukul 07.30 wib. Atas peristiwa itu sehingga menjadi perhatian warga masyarakat sekitar. Meski tidak ada korban jiwa, namun Intercooler yang di kemudikan Samsul itu menghantam dan merusak turap jembatan Pemda Rohil.

Informasi yang diperoleh dilapangan, intercooler tersebut mengangkut buah sawit kurang lebih 26 ton dari balam km 22 hendak dibawa ke PKS PT.AASP Meranti Kecamatan Bagan Sinembah Raya, namun sesampainya ditanjakan simpang paket F tiba- tiba mesinnya mati dan seketika atrek kebelakang dan masuk ke sungai.

" Pas sampai tanjakan atas itu mesinnya tiba- tiba mati dan langsung atrek menurun," kata Pengemudi Samsul saat ditanya awak media dilokasi.

Samsul mengaku, disaat kejadian dirinya mengaku panik dan berusaha mengerim serta berusaha menghindarkan rumah yang ada  ditanjakan pinggir jalan namun apalah daya rem anginnya tidak berfungsi dan seketika masuk ke sungai dan semua sawit tumpah.

" Untung dibelakang kami tidak ada mobil dan kreta, kalau sempat ada yang dibelakang ntah apa jadinya tadi," Papar Samsul yang mengaku sudah satahun bawa intercooler bermuatan sawit ke PKS.PT.AASP.

Salah seorang warga sekitar, Sarmin mengaku kaget saat kejadian intercooler masuk kali tersebut. Ia mengaku kaget mendengar dentuman keras dari arah jembatan yang dikira ban meledak dan saat dilihat ternyata truk sawit masuk ke sungai.

" Kami kira ada ban pecah, paa kami lihat rupanya truk masuk sungai..suaranya kuat kali kaya ban pesah tadi," kata Sarmin.

Sarmin mengatakan, di Sungai ini kalau tak salah sudah dua kali kejadian serupa. Dan menurutnya tanjakan tersebut sangat tinggi sehingga jika kendaraan besar seperti intercooler bermuatan sawit sangat berbahaya dan bisa menyebabkan hal yang fatal seperti ini.

" Tanjakannya tinggi, kalau ada truk besar muatan sawit kami sangat was- was," Ucap Sarmin sembari menyampaikan jalan lintas ini ramai dilalui truk besar.( Met).