Kadis DKPP Rohil: Jika Anggaran Keluar, Bekerja Dengan Baik


riaupotenza.com
Kepala Dinas DKPP Rohil, H.Wan Rusli Syarief saat menandatangani berkas data lahan dan data kebun pemohon PSR disaksikan koordinator Surveyor Indonesia Provinsi Riau, Ridho Arisandi SAp.MM. Zulkifli

BANGKO (RPZ) - Perjuangan enam kelompok tani masyarakat Rokan Hilir dibawah pendampingan Surveyor Indonesia (SI) Provinsi Riau dalam mendapatkan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di tahun 2022 ini mulai terbuka lebar.

Pasalnya, enam kelompok tani yang tersebar dibeberapa Kecamatan di Rokan Hilir ini sudah berjuang sejak lama terhitung dari tahun 2020 hingga saat ini (2022 red).

Angin surga mulai dirasakan masyarakat dengan disetujuinya data lahan dan data pekebun oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Rohil, Rabu (12/1/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kepala Dinas DKPP Rohil, H.Wan Rusli Syarief mengatakan, program peremajaan sawit merupakan program pemerintah pusat yang bersifat membantu masyarakat kurang mampu dalam mengembangkan perkebunan sawit di Rohil dimasa yang akan datang melalui anggaran pusat digucurkan langsung kepada masing-masing kelompok.

"Saran saya kepada kelompok, jika anggarannya keluar, bekerjalah dengan sebaik," ujarnya.

Dalam merealisasikan program PSR jalur apapun baik Surveyor Indonesia dan lainnya kata Kadis DKPP, pihaknya selalu welcome selagi persyaratan pemohon PSR sesuai prosedur atau tidak masuk dalam kawasan hutan.

"Kami Dinas Ketahanan Pangan dan Pangan (DKPP) selalu melayani program peremajaan sawit rakyat ini, baik jalur apapun, selegi persyaratan pemohon sesuai dengan ketentuan yang ada," pungkasnya. Zul.