Target Pengeboran Minyak di Riau Tembus 542 Sumur, Gubri Minta Pekerjakan Tenaga Lokal


riaupotenza.com

PEKANBARU (RPZ) - Pemerintah pusat targetkan pengeboran minyak di Riau sebanyak 542 sumur. Yaitu, 534 sumur pengembangan dan 8 sumur eksplorasi.

Target tersebut, sebagian dari target pengeboran yang akan dilakukan SKK Migas sebanyak 890 sumur secara nasional yang terbesarnya ada di Riau. Dimana, pengeboran yang akan dilaksanakan tahun 2022 ini merupakan pengeboran terbanyak yang sebelumnya belum pernah di Riau.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kembali meminta pihak terkait untuk melibatkan tenaga lokal, baik daei kontraktor hingga tenaga kerja lokal sesuai yang diharapkan sebekumnya. Artinya, untuk pekerjaan ini juga menjadi lapangan kerja untuk masyarakat Riau dan tidak hanya aebagai penonton.

"Pengeboran ini cukup banyak dan luar biasa yang belum pernah dilakukan di Riau. Maka itu, kita meminta libatkan tenaga lokal dan menjadi lapangan kerja untuk masyarakat Riau," kata Gubri, Kamis (13/1).

Pengeboran ratusan sumur minyak ini jelasnya, tentunya akan membutuhkan tenaga kerja yang banyak, sesuai pekerjaan yang bukan pekerjaan ringan. Dan ini, sebelumnya juga sudah kita sampaikan dan bahas sama pihak SKK migas untuk melibatkan dan mempekerjakan tenaga lokal.

"Kita juga berharap, ini juga menjadi harapan baru bagi masyarakat kita dalam meningkatkan perekonomian kedepan. Termasuk menurunkan ang kan pengangguran di Riau," tutur Gubri.

Sementara, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus, sebelumnya mengatakan bahwa target pengeboran nasional hampir 890 lebih sumur. Sedangkan, untuk di wilayah kerja Sumatera Bagian Utara 563 sumur, 542 sumur diantaranya ada di Riau.

"Target pengeboran 542 sumur di Riau ini terdiri dari 534 sumur pengembangan dan 8 sumur eksplorasi," katanya.

Untuk Sumur Pengembangan Tahun 2022 ini, Pertamina Hulu Rokan akan melakukan pengeboran terbanyak sebanyak 500 sumur. BOB PT BSP Pertamina Hulu sebanyak  15 sumur, EMP Bentu Ltd sebanyak 2 Sumur, PT Imbang Tata Alam sebanyak 9 Sumur, Texcal Mahato Ltd sebanyak 5 sumur dan PHE Siak sebanyak 3 sumur.

Sementara, untuk Sumur eksplorasi di Tahun 2022 akan mencapai 14 sumur yang tersebar dari beberapa KKKS di Wilayah Provinsi Riau.

"Target pengeboran ini akan menopang target nasional sebesar 65 persen," jelasnya.

Sepanjang tahun 2021, SKK Migas – KKKS Wilayah Riau berhasil melakukan pengeboran sumur sebanyak 263 sumur dari target pengeboran yang direncanakan.

"Ada 263 sumur yang dibor selama 2021. Jumlah tersebut berasal dari pengeboran yang dilakukan oleh PT Chevron Pacific Indonesia, PT Pertamina Hulu Rokan, EMP Bentu Ltd, BOB PT BSP – Pertamina Hulu, EMP Malacca Strait SA dan Texcal Mahato," tutupnya.(dre)