BUMKep Maju Jaya Sukses Sumbangan PADes Kepenghuluan Tanjung Leban


riaupotenza.com
Direktur BUMKep Maju Jaya, Edwar saat menyerahkan PADes Tanjung Leban sebesar Rp 7.131.000 diterima oleh Penghulu Tanjung Leban, Cokro Handoko disaksikan ketau BPKep, ketua RT, RW, Kadus dan pendampingan BUMKep Kecamatan Kubu. Zulkifli.

KUBU (RPZ)- Direktur Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKep), Maju Jaya Kepenghuluan Tanjung Leban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir melakukan Rapat Akhir Tahun (RAT), Senin (10/1/2022) diaula pertemuan kantor Penghulu Tanjung Leban.

RAT ini dihadiri langsung oleh, Penghulu Tanjung Leban, Cokro Handoko, pendampingan BUMKep Kecamatan Kubu, Direktur BUMKep, Edwar dan pengurus, ketua BPKep, ketua RT, RW, kepala Dusun, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kepenghuluan Tenjung Leban.

Dalam RAT ini, ketua BUMKep Maju Jaya, Edwar menyampaikan, bahwa BUMKep Maju Jaya berhasil menyumbangkan 50 persen dari keuntungan pengelolaan anggaran BUMKep yang bersumber dari Dana desa dan dana Bantuan Keuangan (Benkeu) selama tahun 2021 lalu.

"Keuntungan dari BUMKep Maju Jaya sepanjang tahun 2021 Rp 14.262.900, dari keuntungan yang diperoleh 50 % menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes). Artinya, BUMKep Maju Jaya berhasil menyumbangkan Rp 7.131.000 untuk PADes Kepenghuluan Tanjung Leban di tahun 2022 ini," kata Edwar kepada Wartawan disela-sela RAT.

Lanjut  Edwar, sejak tahun 2018 silam, BUMKep Maju Jaya sudah mengelola dana BUMKep sebesar Rp 230 juta. Ditahun 2021 BUMKep Maju Jaya mengalami pertumbuhan hasil sedikit meningkat dari tahun 2020 lalu.

"Tahun 2020 lalu BUMKep Maju Jaya hanya mampu menyumbangkan PADes Rp 6.100.000 dan ditahun 2021 sedikit mengalami kanaikan sekitar 0,85% naik menjadi Rp 7.131.000, dan sudah kita serahkan ke- Desa diterima langsung oleh Datuk Penghulu disaksikan semua peserta RAT yang hadir," ujarnya.

Diterangkan Edwar, BUMKep Maju Jaya bergerak dibidang unit usaha jual beli Saprodi, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalit, jasa sewa molen dan Penjualan Pocer WFi serta penyediaan isi ulang air galon.

"Saat ini menjadi hambatan kita dalam mengembangkan BUMKep tingginya harga jual beli Saprodi mencapai 25 persen sejak empat bulan terakhir, begitu juga dengan hara Bahan Bakar Minyak ikut mengalami kenaikan harga, imbasnya membuat minat berbelanja masyarakat menjadi menurun," akunya.

Namun tambah Edwar, BUMKep Maju Jaya akan terus mencari gagas baru dalam mengembangkan usaha milik Kepenghuluan tersebut  bersama pemerintah Kepenghuluan Tanjung Leban dengan melirik sektor pertanian

"Melihat potensi lahan masih banyak yang kosong di Kepenghuluan Tanjung Leban, kedepannya, kita akan mencoba mengembangkan BUMKep Maju Jaya membuka unit usaha baru bergerak di bidang pertanian tanaman palawija dan tanaman nenas,"ujarnya.

Sementara itu Datuk Penghulu Tanjung Leban, Cokro Handoko mengatakan, dirinya perdana mengikuti Rapat Akhir Tahun (RAT) BUMKep Maju Jaya setelah dilantik kurang lebih berdinas selama 11 bulan menjadi Penghulu Tanjung Leban.

"Ini perdana saya mengikuti rapat akhir tahun, berdasarkan keterangan Direktur dan pengurus BUMKep, ada peningkatan hasil BUMKep di tahun 2021 dari tahun  2020 lalu, tentunya ini patut kita syukuri
ada peningkatan hasil walaupun tidak seberapa, apresiasi kepada pengurus BUMKep yang telah mengelola BUMKep dengan baik," ujarnya.

Datuk Penghulu Tanjung Leban menghimbau segenap elemen masyarakat yang ada di Kepenghuluan Tenjung Leban agar secara seksama menyumbangkan pemikiran masing-masing dalam mengembangkan badan usaha milik Kepenghuluan tersebut.

"Semua pihak yang ada di desa Tanjung Leban mari sama-sama memberikan sumbangsih pemikiran dalam mengembangkan BUMKep ini, kira-kira apa yang bisa dikembangkan di BUMKep silahkan beri masukan kepada pengurus BUMKep," pintanya.

Pemerintah Kepenghuluan Tanjung Leban tambah Penghulu, di tahun 2021 lalu kembali memberikan suntikan modal usaha di BUMKep Maju Jaya dari dana Bantuan Keuangan khusus (Benkeu) sebesar Rp 76.000.000 (tujuh puluh enam juta).

"Dalam mengembangkan BUMKep, pemerintah Kepenghuluan Tanjung Leban kembali memberikan suntikan modal di tahun 2021 lalu, dan sudah disalurkan bendahara desa ke-rekening BUMKep, mudah-mudahan BUMKep Maju Jaya dapat terus berkembang ditahun yang akan datang," pungkasnya. (Zul)