Bupati dan Wabup Silaturahmi dengan Media

Media Berperan Penting Dalam Membangun Kuansing 


riaupotenza.com
Bupati Kuansing Andi Putra sedang memberi kata sambutan dalam acara coffee morning di pendopi rumah dinas Bupati, Rabu (9/6).

KUANSING (RPZ)-- Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi menggelar acara silaturahmi dengan insan media di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Rabu (9/6).

Turut hadir Bupati Kuansing Andi Putra SH MH, Wabup Kuansing Drs H Suhardiman Amby, Plh Sekdakab Kuansing Dr Agus Mandar dan Kepala Dinas Kominfos Kuansing Samsir Alam. 

Sejumlah insan media pun sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Terbukti sekitar 60-an lebih wartawan baik dari media cetak, elektronik, dan online hadir dalam acara tersebut.

Pertemuan ini merupakan kali pertama Pemkab Kuansing dengan masyarakat atau diluar jajaran pemerintah. Hal ini bukti bahwa Bupati Kuansing Andi Putra SH MH dan Drs H Suhardiman Amby MM memandang penting peran insan media untuk pembangunan Kuansing kedepan.

"Pilkada sudah selesai. Mari membangun Kuansing bersama-sama. Tanpa dukungan media kami tidak akan bisa," kata Bupati Kuansing Andi Putra SH MH dalam sambutannya.

Ia pun meminta agar media juga membantu Pemkab Kuansing dalam menekan penyebaran covid-19. Menggalakkan bagaimana penerapan protokol kesehatan.

Media diharapkan membantu penyebaran informasi yang benar. Sehingga bisa menangkal hoax.

Sementara Wabup Kuansing Drs H Suhardiman Amby meminta media di Kuansing agar menyampaikan berita sesuai dengan fakta. Sehingga informasi yang disampaikan ke masyarakat benar adanya.

"Silahkan sampaikan keadaan yang sebenarnya. Kalau mau kritik juga, silahkan. Namun kritik membangun," pintanya.

Acara sendiri diwarnai dengan diskusi. Beberapa jurnalis mengkritisi kerja Pemkab Kuansing dengan media dalam hal kerjasama. Pemkab Kuansing berkilah soal anggaran yang terbatas dan kedepan akan ditingkatkan.

"Saat ini anggaran untuk media memang terbatas. Maka kedepan insya Allah akan kita tingkatkan. Saat ini untuk media cetak Rp200 juta dan online Rp250 juta," kata Kadiskominfo Samsir Alam.(cil)