Duhh, H Adil Akan Perpanjang Penutupan Operasional Tempat Hiburan


riaupotenza.com
Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil

MERANTI (RPZ) - Penutupan operasional tempat hiburan tampaknya akan kembali diperpanjang. Tak tanggung-tanggung, setelah mati suri selama dua bulan. Kini Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil SH akan kembali memperpanjang larangan operasional tersebut.

Larangan operasional mulai berlaku sejak 13 April lalu, hampir genap dua bulan. Alih-alih orang nomor satu itu kembali menegaskan akan perpanjang larangan operasional selama dua bulan kedepan. Alasannya, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.  

"Sampai sekarang masih tutup, dan mungkin akan kita perpanjangkan lagi karena Covid meningkat," ujar Bupati Adil kepada Pekanbaru Pos ketika diwawancara, Selasa (8/6/2021) di Gedung Hijau Kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Adil menilai, selama ini tempat hiburan yang beroperasi khususnya di Selatpanjang tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Tempat-tempat hiburan tahukan pasti tidak pakai masker, pasti pakai rok pendek kan. Makanya ini untuk sementara tempat-tempat hiburan masih kita tutup dan akan kita perpanjang," ujarnya.

Dirinya juga membandingkan dengan arahannya kepada setiap pegawai agar ngopi di kedai kopi saat jam 10.00-11.00 yang pada dasarnya untuk menjaga kondisi ekonomi pelaku usaha kedai kopi.

"Beda kalau di kedai kopi, orang ngopi ini menggunakan protokol kesehatan," ucapnya.

Dirinya juga mengatakan arahan tersebut tidak akan mengganggu masyarakat dan pelayanan publik.

Adil mengaku kebijakan penutupan tempat hiburan tidak ada pertimbangan lain yang lebih penting selain mengantisipasi penyebaran Covid-19. Dirinya juga tidak menanggapi saat ditanya apakah hal tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap pendapatan daerah melalui pajak.

"Tidak ada pertimbangannya. Bupati sebagai ketua satgas agak risau buka tempat-tempat gitu, ini sudah minta Kabag hukum untuk menyiapkan suratnya untuk diperpanjang 2 bulan lagi," tegasnya.

Dirinya mengatakan akan memberikan izin tempat hiburan kembali dibuka apabila kasus Covid-19 dinilai aman.

"Nanti kalau sudah waktunya tidak Covid kita buka yang besar-besar, jika perlu satu lapangan kantor bupati, biar mantap," tandasnya. (Dam)