Kasus Covid-19 Tembus 109 Kasus

Bakal Tindak Tegas Pelanggar Prokes


riaupotenza.com
Bupati Andi Putra dan Wabup Suhardiman Amby saat memimpin rapat penanganan Covid-19 di Kantor Bupati Kuansing kemaron.

KUANSING (RPZ)--Kasus terinfeksi virus Covid-19 di Kabupaten Kuantan Singingi kembali meledak. Data Gugus Tugas per Rabu (2/6) terdapat 109 penambahan kasus Terkonfirmasi Covid-19. 

Tidak hanya itu, juga terdapat penambahan dua kasus konfirmasi covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia. Kabar baiknya, terdapat penambahan 18 pasien Covid–19 yang dinyatakan sembuh.

Hal ini dibenarkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kuansing Dr Agus Mandar kepada wartawan. Ia mengatakan per Rabu (2/6) terdapat penambahan kasus positif sebanyak 109 orang.

terdapat penambahan dua kasus konfirmasi covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia. Kabar baiknya, terdapat penambahan 18 pasien Covid–19 yang dinyatakan sembuh.

Menyikapi hal itu, Bupati Kuansing Andi Putra SH MH langsung menggelar rapat soal penanganan Covid-19 dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang Multi Media Kantor Bupati Kuansing, Kamis (3/6).

Usai rapat, Bupati Andi Putra mengatakan sudah mengintruksikan Sekda serta instansi terkait untuk bergerak cepat dalam menangani peningkatan kasus terinfeksi virus Covid-19.

"Saya dan pak Wabup tadi sudah intruksikan kepada Sekda agar cepat menangani kasus Covid-19 ini," kata Andi Putra kepada wartawan di Kota Telukkuatan.

Terutama mengenai ketersedian sarana dan prasarana serta obat-obatan di RSUD Telukkuatan. Seperti ketersedian oksigen dan obat-obatan untuk pasien Covid-19.

"Kita sudah intruksikan agar masalah ini cepat diselesaikan," katanya. Selain itu, lanjutnya,  pihaknya akan mempercepat pengoperasian kampus Uniks sebagai tempat isolasi pasien-pasien Covid-19.

Selain itu, Pemkab Kuansing akan terus mensosialisasikan 3 M, seperti mencuci tangan, menghindari kerumunan dan memakai masker. Selain itu akan menindak tegas pelanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Baik itu kafe, objek wisata, pasar hingga ke desa-desa.

"Pokoknya pelanggar prokes kita tindak tegas," katanya.

Langkah ini ditempuh sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona. Pihaknya akan lebih tegas dalam penerapan disiplin prokes penyebaran Covid-19. 

"Tidak akan pandang bulu, semua masyarakat yang melanggar prokes akan ditindak tegas," katanya.(cil)