MA PP KH Ahmad Dahlan Buka Pendaftaran Siswa Baru

Siswa Dites Baca Alquran dan Praktik Salat


riaupotenza.com
Kepala MA PP KH Ahmad Dahlan Agus Rianto MA sedang melakukan tes wawancara calon santri dan santriyah Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan kemarin.

KUANSING (RPZ) -- Menghasilkan generasi melenial yang cerdas, bertaqwa dan berakhlakul karimah menjadi tujuan berdirinya Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren (PP) KH Ahmad Dahlan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Madrasah Aliyah yang bertempat di Kota Telukkuantan tepatnya di Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Kuantan Tengah ini mampu bersaing dengan sekolah umum baik tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional.

Bertempat di Jalan Proklamasi Kecamatan Kuantan Tengah Madrasah Aliyah PP KH Ahmad Dahlan ini membuka pendaftaran untuk calon peserta didik baru.

"Saat ini sedang seleksi ujian masuk santri baru PP KH Ahmad Dahlan. Seleksi sudah dibuka dari tanggal 1 sampai 7 Mei," kata Kepala Madrasah MA PP KH Ahmad Dahlan Agus Rianto MA kepada Pekanbaru Pos kemarin.

Masih kata Agus Rianto, madrasah aliyah ini hanya menerima 75 siswa dengan tiga rombongan belajar (rombel). Artinya satu rombel hanya 25 siswa.

"Tapi yang sudah mendaftar sudah 78 orang. Nanti bagi siswa yang dinyatakan diterima harus daftar ulang tanggal 28 Mei sampai 4 Juni," katanya.

Sementara proses seleksi siswa baru kata Agus Rianto, dilakukan cukup selektif. Diantaranya ujian tertulis, baca tulis Alquran, praktik salat dan interview atau konseling.

"Kenapa ada tes praktik salat?. Karena jangan sampai santri Ponpes KH Ahmad Dahlan tak bisa salat," katanya, 

Mereka yang diterima katanya, akan dibimbing dalam memahami Islam, juga diajak untuk menghafal Alqur’an. Karena madrasah ini memberikan satuan pendidikan tingkat atas berbasis keagamaan.

Menurutnya, ada lima mata pelajaran agama Islam yang telah ditetapkan yakni Aqidah Akhlak, Bahasa Arab, Sejarah Kebudayaan Islam, Fiqih dan Al-Quran Hadits. 

"Kelima mata pelajaran keagamaan itu melengkapi mata pelajaran yang diterapkan di sekolah menengah atas,” katanya.(cil)