Di Perbatasan Kuansing - Sumbar

Pos Pengetatan Aktif, Warga yang Melintas Wajib Prokes


riaupotenza.com
Pemkab dan unsur Forkopimda saat mengecek kesiapan pos pengetatan di Desa Kasang, Kuantan Mudik sebelum resmi beroperasi tanggal 28 April lalu

KUANSING (RPZ) --Pos pengetatan di perbatasan Riau - Sumbar tepatnya di Desa Kasang Kecamatan Mudim mulai diaktifkan, Rabu (28/4). Warga yang melintas pun wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Sekretaris Daerah Pemkab Kuansing Dr Dianto Mampanini mengatakan pihaknya dan unsur Forkopimda sudah melakukan pengecekan di pos pengetatan di Desa Kasang.

"Alhamdulillah posko sudah difungsikan mulai tanggal 28 lalu," kata Dianto kepada Pekanbaru Pos via telepon selulernya kemarin.

Pos pengetatan itu katanya, dijaga petugas gabungan diantaranya dari unsur pemerintah daerah yakni Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan serta anggota TNI-Polri.

"Petugas di lapangan telah melakukan ketentuan pemerintah baik itu surat edaran (SE) Satgas Covid-19 pusat dan Kemenhub," katanya.

Menurutnya, operasi pengetatan digelar mulai 28 April sampai 6 Mei. Selama operasi ini warga yang melintas wajib mematuhi prokes dan mengantongi surat rapit antigen. 

"Tanggal 6-17 Mei operasi penyekatan. Warga tidak diberi izin melintas walaupun punya surat rapid. Terkecuali ada perjalanan khusus, mobil sembako, BBM dan ambulan," katanya.

Hal senada dikatakan Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK MM melalui Kasat Lantas AKP Rocky Junasmi SIK MH. Ia mengatakan pos pengetatan di perbatasan Kuansing-Sumbar sudah aktif. 

"Artinya, petugas hanya memastikan warga yang melintas menerapkan Prokes. Kalau orang luar kita minta juga hasil swabnya," katanya.

Masih kata Rocky, pada 6 Mei sampai 17 Mei, penyekatan dilakukan. Saat itu tidak ada lagi warga yang melintas.

"Kalau ops penyekatan itu tidak boleh lagi lewat," tegasnya.

Kepala Dishub Kuansing Asmari juga mengatakan hal yang sama. Posko sudah resmi beroperasi Rabu (28/4).

"Masih pengetatan. Jadi pos itu akan memeriksa prokes," terangnya.

Ia pun menyerahkan ke jajaran kepolisian sebagai leading sektor dalam pos pengetatan ini. "Leading sektor Polres," terang Asmari.(cil)