Dr Adam: Belanja Pegawai Habis Rp900 Miliar


riaupotenza.com
Ketua DPRD Kuansing DR Adam SH MH saat hadiri reses dan silaturahmi anggota DPRD Riau H Sukarmis baru-baru ini.

KUANSING (RPZ) --Ketua DPRD Kuansing mengatakan bahwa kondisi keuangan ABPD Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2021 sebesar Rp1,1 triliun. Jumlah itu setelah pemotongan dari pusat dan refocusing.

"Awalnya Rp1,4 triliun. Setelah ada pemotongan menjadi Rp1,1 triliun," ungkap Ketua DPRD Kuansing Dr Adam SH MH saat menghadiri reses Anggota DPRD Riau H Sukarmis di Desa Talontam akhir pekan lalu.

Jumlah itu lanjut Adam, tidak serta merta untuk pembangunan Kuansing. Pasalnya sebesar Rp900 miliar habis untuk belanja pegawai. Seperti gaji aparatur sipil negera (ASN), honor dan insentif.

"Termasuk kegiatan reses DPRD, kegiatan bupati dan camat," katanya.

Sementara sisanya atau Rp200 miliar katanya, itu yang digunakan untuk pembangunan di Kabupaten Kuantan Singingi. Seperti kesehatan, pendidikan, pariwisata dan infrastruktur.

Sesuai amanat Undang-undang katanya, jumlah itu pun wajib dialokasikan untuk pendidikan sebesar 20 persen dari Rp1,1 triliun.

"Karena alokasi itu sudah diatur oleh UU. Bagaimana kegiatan di dinas. Ya dengan sisa yang ada kita manfaatkan," katanya.

Sisa anggaran itu lanjutnya, dibagi ke dinas yang lain. Maka kalau bicara infrastruktur fisik terutama peningkatan jalan aspal yanf 1 Km menelan Rp 2,3 miliar.

"Sementara kita punya 229 desa dan kelurahan. Kita sudah bisa menyimpulkan keadaan keuangan kita saat ini, terutama infrastruktur fisik. Sangat minim anggaran," katanya.

Melihat kondisi keuangan daerah itu, Adam melihat peluang di bidang ekonomi. Menurutnya Kuansing punya potensi untuk meningkatkan ekonomi melalui peetanian khsususnya tanaman padi. 

"Namun selama ini kita tidak tepat mengelolanya. Contoh di Sumbar itu, menanam padi tiga kali setahun. Maka mereka bisa hidup dengan beras," katanya.

Maka ia berharap masyarakat betul-betul serius mengelola sektor pertanian. Dengan begitu maka ekonomi masyarakat bisa meningkat di tengah himpitan pendemi Covid-19.

"Seiring itu kita dapat membantu saudara yang kekurangan. Semoga Benai kedepan menjadi sentra pertanian di Kuansing," harapnya.(cil)