Urus KTP dan Akte Gratis

Jemput Bola, Inovasi Baru Disdukcapil


PEKANBARU (RPZ)-DINAS Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru terus menjalankan inovasi dengan melakukan jemput bola kepada masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan berupa pembuatan akte lahir, kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu kematian. Dalam jemput bola ini, Disdukcapil sudah berkeliling di empat kecamatan.

Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Baharuddin S Sos MSi saat dikonfirmasi Pekanbaru Pos mengatakan, pihaknya terus melakukan inovasi jemput bola ini agar masyarakat merasa terlayani. Tidak hanya itu, dengan dilakukannya perekaman E-KTP di kelurahan, masyarakat akan lebih dekat ketimbang melakukan perekaman di kecamatan atau di Disdukcapil.

"Iya kami akan terus berkeliling ke kecamatan di Pekanbaru. Tujuannya agar masyarakat Pekanbaru atau pendatang bisa memiliki KTP. Tapi, khusus bagi warga pendatang tentunya harus melengkapi syarat-syarat seperti surat pindahnya," kata Bahar, Jumat (19/8).
Dikatakan mantan Camat Tampan ini, dari 58 Kelurahan di Pekanbaru, sudah melakukan pelayanan keliling di Kelurahan Sail, Rejosari, Kulim, Tangkerang Timur dan Kelurahan Sidomulyo Barat.

"Yang jelas, dari 12 kecamatan di Pekanbaru akan kami datangi semua karena kita sudah jadwalkan. Nah, untuk bulan depan, kita akan lakukan pelayanan di Kecamatan Marpoyan Damai," ungkapnya.

Baharuddin menambahkan, pengurusan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya, terutama bagi masyarakat kurang mampu. "Sesuai program Walikota melalui Disdukcapil, bekerjasama dengan Camat, Lurah, RW dan RT perekaman keliling e-KTP, Akte Kematian dan Akte Lahir gratis, terutama bagi warga kurang mampu. Untuk Akte lahir dari umur 0 sampai dengan umur 18 bulan," imbuhnya.

Tujuan dijalankannya program perekaman keliling ini semata-mata untuk mempermudah masyarakat yang bertempat tinggal jauh dari keramaian.

"Ini untuk mengakomodir warga yang jauh tempat tinggalnya. Dengan adanya program ini masyarakat lebih dipermudah. Kami mengharapkan kepada RT dan RW, bagi warga yang belum merekam diberitahukan. Ini sebagai perangsang agar berlomba mengurus. Jangan pas ada urusan baru mengurus," gesahnya.(kho)