SMKN 2 Pinggir Salah Satu Lokasi Kemendikbudristek Seleksi PPPK Untuk Guru Se Indonesia


riaupotenza.com
Pengawas Utama Provinsi Riau dari Dinas Pendidikan, Harni foto bersama.

PINGGIR (RPZ) -Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah melakukan seleksi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Seleksi ini dimulai dari hari Senin (13/9) dan berakhir Juma't (17/9) nanti. Hari pertama seleksi, ada 21 peserta yang tifak hadir dari 184 peserta.  Ini khusus untuk di satu lokasi yakni,  di SMKN 2 Pinggir. Pelaksanaan seleksi tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) covid 19.

Menurut salah satu pengawas dari Inspektorat Kabupaten Bengkalis, H Alamansyah ketika djkonfirmasi wartawan, Selasa (14/9) menjelaskan bahwa seleksi PPPK ini dilaksanakan sesuai dengan Kemendikbudristek dengan tujuan untuk mensejahterakan nasib guru kedepannya. Untuk kabupaten Bengkalis sekitar 2 ribu lebih peserta yang lulus seleksi administrasi dan telah mengikuti ujian. Dari jumlah tersebut, formasi yang diterima hanya 600 lebih nantinya. Dalam seleksi tersebut ada tiga titik lokasi tempat ujian, pertama di SMKN 1 Pinggir,  SMKN 2 Pinggir dan SMKN 2 Bengkalis. 

Ditambahkannya kembali, sampai saat ini kendala belum ada dan semua berjalan dengan lancar.  Dengan ada kesempatan ini diharapkan kepada semua peserta untuk lebih jeli dan hati dalam menjawab soal ujian karena semuanya mengunakan komputer.  " ya kita berharap peserta PPPK bisa lulus semua. Jadi PPPK ini hampir sama dengan PNS. Gaji sama, hanya saja mereka tidak mendapat dana pensiunan," terangnya.  

Sementara itu pengawas utama dari Provinsi Riau, Harni Elmainetty menyebutkan bahwa jumlah peserta yang ikut seleksi se Kabupaten Bengkalis ada 2.336 orang. Jadi jumlah se Provinsi Riau yang ikut seleksi ada 15 ribu sekian, kemudian yang diterima sekitar 1.500 dan yang paling terbanyak di Kabupaten Bengkalis.  

Dijelaskan kembali bahwa seleksi ini ada tiga tahap.  Tahap pertama bulan September,  kedua bulan Oktober dan terakhir bulan Desember. Jadi bagi peserta yang tidak bisa hadir atau berhalangan, mereka bisa mengikuti ujian susulan sesuai dengan intruksi Kemendikbudristek. Seleksi ini juga untuk menghargai guru-guru yang sudah memiliki sertifikasi guru. Kalau bisa guru yang sudah memenuhi syarat bisa lulus semua, harap Netty yang sering disapa. 

Ia juga berharap agar semua peserta seleksi bisa proaktif dan rajin-rajin membuka informasi karena semua informasi seleksi ini ada di situs Kemendikbudristek. Setiap peserta yang telah mengisi semua persyaratan untuk bisa melampirkan nomor hand phone.  Jadi kalau mereka tidak hadir dalam seleksi tersebut, panitia bisa menghubungi, pintanya.  Mat