Antisipasi Karlahut, Satgab Basira Rakor Pencegahan dan Penanganan Karlahut


riaupotenza.com
Satgab penanganan Karlahut Kecamatan Bagan Sinembah Raya saat rapat bersama.foto.SLAMET.

BASIRA (RPZ)-- Memasuki masa kemarau dan cuaca panas, Satuan tugas gabungan ( satgab) penanganan Karlahut Basira menggelar rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira).

Acara Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Kecamatan Basira ini juga dihadiri oleh Camat Basira,  Drs HM Yusuf Msi, Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Indra Lukman Prabowo SH SiK,Danramil 03 Bagan Sinembah Kapt.Inf.Y Mendrofa, Kepala Puskesmas Boltrem, dr Sri Purwati Ningsih, Datuk Penghulu dan Lurah se kecamatan Basira serta tokoh masyarakat.

Camat Basira,  Drs HM Yusuf Msi menyampaikan bersama dengan TNI-Polri selalu mengadakan Patroli Terpadu dan sosialisasi langsung kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan Kebakaran Lahan dan Hutan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Camat Basira Drs HM Yusuf MSi, mengatakan rapat koordinasi ini untuk tanpa tekad bersama, dalam upaya menanggulangi terjadinya Karlahut di Kecamatan Bagan Sinembah Raya bersama TNI-Polri dan peran Datuk Penghulu dengan mengakomodir Masyarakat Peduli Api(MPA).

"Kita (satuan tugas gabungan) penanganan karlahut bersama dengan seluruh Datuk Penghulu satukan tekad untuk menanggulangi terjadinya Karlahut,"terang Camat pada Rakor Siaga Karlahut.

Disampaikan Camat, Pihaknya menghimbau jangan ada warga membakar lahan dan kepada seluruh komponen mari bersinergi seluruh masyarakat dan stakeholder 

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Indra Lukman Prabowo SH SIK menyampaikan tentang Peran Polri dalam pencegahan dan penanganan Kebakaran Lahan. 

Kaoolsek juga menghimbau dan mengajak agar bersama sama menghimbau kepada masyarakat khususnya yang berprofesi sebagai petani agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

" Berikan pemahaman kepada masyarakat kita agar arif dalam mengelola lahan, jangan membuka lahan dengan cara berpindah-pindah sehingga masyarakat sadar dan menghindari buka lahan dengan membakar, " ungkap Kapolsek.

Hal ini menurut Kapolsek Kompol Indra karena dampak yang ditimbulkan akan mengganggu aktifitas transportasi baik darat laut dan udara dan dapat menyebabkan penyakit ISPA.

" Seluruh Instansi yang ada termasuk perusahaan dan masyarakat apabila terjadi kebakaran lahan agar segera melapor kepada aparat Kampung maupun kepada Satgab dan bersama sama turut serta memadamkannya supaya kebakaran tersebut tidak meluas kemana-mana, " tutup Kapolsek Kompol Indra. (Met)