42 Wartawan Anggota PWI Riau Berjuang di UKW Angkatan XVII

Zulmansyah: Belum Kompeten Itu, Bukan Hal yang Memalukan


riaupotenza.com
Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XVII yang diselenggarakan di Kota Dumai sedang berlangsung.

DUMAI -- Sebanyak 42 wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau berjuang untuk memperoleh prediket kompeten pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XVII yang diselenggarakan di Kota Dumai.
     Pada UKW angkatan XVII yang diselenggarakan selama dua hari yakni mulai Jumat (25/06/2021) dan berakhir Sabtu (26/06/2021) ini, seluruh peserta dibagi dalam tujuh kelas yang terdiri dari 1 kelas utama, 2 kelas madya dan 4 kelas muda.
     "Mudah-mudahan para peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga kawan-kawan wartawan bisa dinyatakan kompeten," harap Ketua Panitia Pelaksana UKW Angkatan XVII PWI Riau Jinto Lumban Gaol mengawali laporannya.
     Dikesempatan itu, Jinto menyampaikan ucapan terima kasih kepada SKK Migas, PT Chevron Pacific Indonesia yang telah mensupport kegiatan ini, termasuk kegiatan UKW angkatan XV dan XVI yang diselenggarakan PWI Riau di Kabupaten Siak. 
     "Kami juga berharap, kerjasama yang terjalin antara PWI Riau dengan SKK Migas dan PT Chevron terus berlanjut, sehingga dapat menciptakan wartawan-wartawan yang kompeten di Provinsi Riau," harap Wakil
Sekretaris PWI Riau ini.
     Sementara itu, Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang menyebutkan, pada UKW ini yang diuji adalah kegiatan sehari-hari. Walaupun tugas sehari-hari, namun kenyataan masih banyak yang belum mengerti.
Sehingga ada yang dinyatakan belum kompeten oleh para penguji. Tapi belum kompeten itu, bukan hal yang memalukan.
     "Walaupun saat diuji, ternyata dinyatakan tidak kompeten pada pertengahan misalnya, saya berharap kepada teman-teman untuk mengikuti sampai diakhir UKW. Karena itu akan menambah pengalaman kawan-kawan. Sebab penguji itu bukan hanya menguji, tapi juga memberi motivasi kepada kita. Jika tidak kompeten, diskusikan saja kira-kira apa yang menjadi kelemahan kita," ujar Zulmansyah seraya menginfokan, saat ini yang berhimpun di PWI Riau sebanyak 1.191 orang wartawan. Dari jumlah itu, sekira 600-an sudah mengikuti UKW. 
     "Sekarang kita di PWI Riau itu punya target setiap tahunnya, kita ingin ada sekira 150 orang wartawan yang diuji kompetensinya. 150 itu sama dengan separoh dengan 25 kelas. Satu kelasnya 6 orang. Tahun ini, sudah 21 kelas. Untuk angkatan XV 7 kelas, angkatan XVI 7 kelas dan angkatan XVII 7 kelas," beber Zulmansyah.
      Terkait UKW ini, Zulmansyah menyampaikan, atas nama organisasi mengucapkan terima kasih kepada PT Chevron yang selama ini telah mensupport dan membantu PWI Riau terutama dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan.
      "Kepada semua peserta yang ikut UKW, sekali lagi saya ingatkan, ujian ini hanya menguji keseharian kawan-kawan saja. Kalau kawan-kawan sudah khattam 5W1H, sudah selesai semuanya. Kalau kawan-kawan sudah baca Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik sudah tahu Kode Etik Perilaku Wartawan rasanya tidak sulit. Saya selalu mengingatkan, jangan takut dengan UKW kalau kita memang wartawan yang profesional, wartawan yang tahu dengan Undang-Undang Pers serta Kode Etik Jurnalistik," katanya.(alz/rls)