Kabupaten Kuansing Zero Hotspot

Kota Telukkuantan Mulai Diselimuti Kabut Tipis


riaupotenza.com
Kabut asap tipis menyelimuti Kota Telukkuantan. Hal ini akibat kiriman dari kabupaten tetangga.

KUNASING {RPZ}-- Asap tipis mulai menyelimuti udara di sekitar kota Telukkuatan Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (2/3) pagi.

Sejumlah warga pun merasakan bau asap masuk ke hidung, walaupun sudah terbiasa memakai masker karena pandemi Covid-19. Meski masih tergolong tipis, namun kondisi mulai membuat khawatir warga.

"Sudah mulai kabut asap lagi," ujar Rio warga Benai kepada Pekanbaru Pos di Telukkuatan.

Meski tidak diketahui persis dari asap berasal. Namun kebakaran lahan sempat terjadi di kabupaten tetangga.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Bibin Sulianto mengatakan secara umum kondisi cuaca wilayah Riau dan khususnya Kuantan Singingi adalah berawan.

"Kondisi seperti ini masih akan terjadi hingga akhir Maret mendatang," kata Bibin Sulianto kepada Pekanbaru Pos via telepon selulernya.

Meski begitu kata Bibin, peluang hujan masih bisa terjadi. Namun intensitasnya hanya hujan ringan. Kondisi ini sangat berpotensi terjadinya kebakara lahan dan hutan.

"Sampai pagi ini (Selasa,red) di Kuansing belum ada hot spot (titik api)," katanya.

Ia menduga kabut asap tipis yang melanda Kuansing berasal dari kiriman dari kabupaten tetangga. Pasalnya hotspot terpantau di daerah Kabupaten Pelalawan dan Kampar.

"Pelalawan ada empat titik, sedangkan di Kampar satu titik," katanya.

Sementara Plt Kadis Lingkungan Hidup Kuansing Drs Rustam Mahmud mengatakan Kuansing belum ditemukan adanya titik api. Maka ia menduga kabut asap tipis di langit Kota Telukkuatan merupakan kiriman dari kabupaten tetangga.

"Kita belum ada. Kabut asap ini biasanya kiriman dari kabupaten tetangga," katanya.

Makanya ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan saat membuka lahan perkebunan maupun pertanian. Pasalnya cuaca di Kuansing belakangan sangat tidak bersahabat.

"Jangan bakar lahan, maupun sampah. Mari jaga lingkungan kita dari Karlahut," harapnya.(cil)