Sehari Ludes 2 Ton Beras Penyalai Diserbu Pembeli


riaupotenza.com
Kasi Pengolahan dan Pemasaran Ketahanan Pangan, Devi bersama timnya sedang sibuk melayani pembeli beras Penyalai

PANGKALANKERINCI {RPZ} -Masyarakat Kabupaten Pelalawan terbukti mencintai produk daerah. Hal ini terbukti laris manisnya beras ladang petani Penyalai, Kecamatan Kuala Kampar. Dalam sehari, 2 ton beras medium ludes diserbu pembeli. Sayangnya, lapak Gerai Beras Penyalai di halaman belakang Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Holtiklutura  di Kompleks Bhakti Praja Pangkalan Kerinci ini hanya berlangsung selama 4 hari saja.

 ‘’Alhamdulillah hari pertama 2 ton beras Penyalai ini habis semua,’’jelas Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Kabupaten Pelalawan Budi Surlani melalui Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Ketahanan Pangan, Devi, Selasa (2/3).

‘’Dan hari ini saja sudah ada yang pesan 1 ton,’’imbuh Devi ditengah kesibukan melayani pembeli bersama anggotanya sekitar pukul 10.00 WIB. Sementara Gerai Beras Penyalai ini dibuka sejak jam 08.00-12.00 WIB yang dimulai sejak Senin-Kamis (1-4 Maret,red).

Beras dengan kualitas medium yang dipastikan sedikit residu hasil panen petani di Pulau Mendol, Kuala Kampar sebut Devi dibandrol dengan harga Rp 10.000/kg. ‘’Harganya murah dengan kualitas bagus. Tak hanya kalangan pegawai saja, masyarakat pun ramai belanja beras ini,’’paparnya sembari mengatakan pada hari kedua pelaksanaan Gerai Penyalai yang ikut disediakan produk makanan lainnya pihaknya menyediakan stok beras sebanyak 3 ton. 

‘’Kita hanya ingin menolong petani saja. Selain itu, masyarakat juga terbantu dengan harga beras kualitas bagus dengan harga yang marginnya dibawah pasar ini,’’beber Devi.

Memang lanjut Kasi Devi, pihaknya berkomitmen menolong petani ditengah berbagai keterbatasan yang dihadapi saat ini. ‘’Sekarang kan sedang panen raya. Stok beras boleh dikatakan melimpah. Jadi harga pun ikut turun pula. Kita hadir untuk membantu pemasaran beras lokal, berasnya Kabupaten Pelalawan ini,’’terangnya.

Sebelumnya Devi menjelaskan sudah ada gerai beras Penyalai. Hanya saja, karena alasan Covid 19 belum berjalan seperti biasanya. ‘’Selain itu di Pekanbaru juga ada bazar beras Penyalai ini oleh Dinas Pertanian di sana sudah berjalan satu pekan. Jadi seiringlah. Mudah-mudahan stok 60 ton yang dibawa ke Pekanbaru termasuk yang didistrubi ke Pangkalan Kerinci cepat habisnya,’’harap Devi.amr