Sekda Evaluasi DLHK


riaupotenza.com
Muhammad Jamil

PEKANBARU (Riaupotenza.com) -Permasalahan tumpukan sampah di Kota Pekanbaru masih menjadi sorotan. Hingga saat ini pengelolaan angkutan sampah belum normal seperti semula. 

Tumpukan sampah masih terlihat disejumlah ruas jalan. Seperti yang terlihat di ruas Jalan KH Ahmad Dahlan. Di beberapa pinggir jalan dan halaman Ruko masih terlihat sampah yang menumpuk. Sampah yang sudah terlalu lama tidak diangkut menimbulkan bau busuk dan berulat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera mengatasi permasalahan pengelolaan sampah ini. 

Tidak hanya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, namun OPD lainnya seperti Camat dan Lurah juga telah diminta bergerak untuk membantu pengelolaan angkutan sampah ini. 

"Semua sudah kita arahkan. Semua OPD teknis sudah kita arahkan, PUPR, Perkim, Kecamatan, semua kita berdayakan," kata Jamil, Rabu (20/1). 

Namun, yang memegang kendali penuh terkait pengelolaan angkutan sampah DLHK. DLHK juga diminta dapat bergerak cepat dalam mengatasi permasalahan tumpukan sampah di Pekanbaru saat ini. 

Ia menilai, dari instruksi yang telah disampaikan seluruh OPD diminta untuk dapat mengaplikasikan instruksi dari Walikota Pekanbaru. 

"Kita kan dalam evaluasi juga. Ya kalau orang tidak bisa menjalankan (instruksi), ya tentu kita evaluasi. Kan itu perintah pimpinan," jelasnya. 

Ia mengaku saat ini juga menilai siapa yang benar-benar bekerja, dan dapat menjalankan instruksi pimpinan. Apalagi dalam masalah urgent seperti ini. 

"Kita lihat saja, siapa yang bekerja, siapa yang berprestasi, siapa yang berinovasi makan mereka diberi peluang untuk promosi. Kalau orang tidak bisa bekerja ya tentu dievaluasi," ungkapannya. 

Jadi, dikatakan Jamil tidak ada alasan untuk tidak bekerja menjalankan instruksi. Karena penilaian berdasarkan masing-masing kinerja. Ia juga berharap agar proses lelang pihak ketiga pengelolaan sampah dapat segera tuntas, agar pengelolaan angkutan sampah di Pekanbaru normal kembali. rpz