Tunggak PBB, Bapenda Beri Stiker Merah


riaupotenza.com
Zulhelmi Arifin

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Realisasi pajak daerah di Kota Pekanbaru pada tahun 2020 Rp 539,2 miliar. Jumlah ini mengalami penurunan realisasi dibanding tahun 2019 yakni Rp583 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, untuk menggenjot pajak daerah pada tahun 2021, pihaknya bakal melakukan sanksi bagi penunggak pajak. 

Bapenda bakal melakukan penempelan stiker berwarna merah di rumah warga yang menunggak pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Khusus untuk PBB, untuk penunggak pajak bangunan nya kita tempel stiker. Kita siapkan dua stiker, hijau dan merah. Stiker merah untuk yang tidak bayar dan hijau yang sudah bayar," kata Zulhelmi, Selasa (19/1). 

Menurutnya, dengan adanya tanda stiker ini akan membuat para wajib pajak (wp) lebih taat dalam membayar pajak. Para penunggak pajak akan risih jika bangunan mereka diberi tanda stiker tunggakan pajak tersebut. 

WP yang sebelumnya menunggak, memilih untuk membayarkan kewajibannya karena malu bangunan mereka ditempel stiker.

"Ada yang bilang, kami tidak mau pasang stiker merah dan mereka langsung bayar," terangnya. 

Ia mengungkapkan, pada tahun 2020 kemarin, penempelan stiker ini sudah dilakukan uji coba di Kecamatan Pekanbaru Kota. Namun, itu baru sebatas sosialisasi. Pada tahun ini pihaknya bakal melakukan penempelan merata di 15 Kecamatan di Kota Pekanbaru. 

"Kita harapkan ini akan menimbulkan kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak. Sehingga capaian pajak daerah juga dapat meningkat," pungkasnya. 

Ditambahkannya, tahun ini Bapenda kembali memberikan stimulus untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta penghapusan denda keterlambatan pembayaran pajak.

Pemberian stimulus ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi covid-19. rpz