Ternyata Ini Penyebab Sampah Menumpuk di Sejumlah Jalan Protokol


riaupotenza.com
Agus Pramono

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS) di beberapa titik di Kota Pekanbaru dipenuhi tumpukan sampah. Sampah juga berserakan disekitar TPS. Kondisi ini terlihat terjadi sejak awal tahun. 

Tumpukan sampah juga terjadi di TPS Jalan Soekarno Hatta, tepat di seberang Rumah Sakit Awal Bros Panam. Tumpukan sampah masih terlihat berjejer di seputaran TPS pada, Senin (4/1/2021) pagi. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Agus Pramono mengatakan, sebelumnya jasa angkutan sampah dikelola oleh pihak ketiga. Ada dua perusahaan yang mengangkut sampah. Yakni, PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah. 

"Sejak tanggal 31 desember 2020 dua PT ini berakhir kontrak pengangkutan sampah dengan Pemko Pekanbaru. Saat ini proses lelang sedang berlangsung," terang Agus, Senin (4/1). 

Pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru sebelumnya dibagi menjadi tiga zona, yaitu Zona 1, Zona 2, dan Zona 3. Zona 1 yang dikerjakan PT Godang Tua Jaya meliputi tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, dan Kecamatan Marpoyan Damai. 

Zona 2 yang dikerjakan PT Samhana Indah meliputi Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Limapuluh, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kecamatan Sail, Kecamatan Senapelan, Kecamatan Sukajadi dan Kecamatan Tenayan Raya.

Kemudian Zona 3 yang diangkut mandiri oleh DLHK meliputi Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Rumbai Pesisir. Namun, lantaran kontrak kerjasama sudah habis, seluruh zona dikerjakan oleh DLHK.

Agus menyebut bahwa keterlambatan pengangkutan sampah karena kontrak dengan dua pengelola angkutan sudah berakhir. Akibatnya sampah pun menumpuk di lingkungan dan TPS yang tersebar di beberapa titik. 

Jumlah armada pengangkut sampah dari DLHK Kota Pekanbaru saat ini juga terbatas. Mereka hanya memiliki 17 unit truk sampah untuk mengangkut sampah secara swakelola. rpz