Tersangkut Dana Bansos

ASN Nomor Satu Di Riau Ditahan Jaksa


riaupotenza.com
Yan Prana memakai rompi tahanan Kejati Riau saat akan dibawa ke Rutan.

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Karir Yan Prana sebagai Sekda Provinsi Riau terancam. Usai dijadikan tersangka, Aparatur Sipil Negara (ASN) nomor satu di Riau ini langsung ditahan oleh tim Jaksa Penyidik Kejati Riau, Selasa (22/12/2020) sekitar pukul 15.45 WIB.

Sebelumnya, Yan Prana yang memakai baju kemeja warna putih ini datang ke Kejati Riau sekitar pukul 09,30 WIB. Sepanjutnya, Yan Prana langsung menuju ruangan tim jaksa penyidik untuk jalani pemeriksaan.

Yan Prana dijadikan tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi anggaran rutin di Bappeda Kabupaten Siak tahun 2014-2019.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan Yan Pran Jaya sebagai tersangka dugaan korupsi anggaran rutin di Bappeda Kabupaten Siak tahun 2014-2019. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau ini langsung dijebloskan ke dalam penjara oleh penyidik. 

''YP (Yan Prana) dijadikan tersangka setelah tim jaksa penyidik melakukan gelar perkara. YP diduga melakukan tindak pidana korupsi anggaran dana rutin di Bappeda Siak," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidus) Kejati Riau, Hilman Azazi SH.

Yan Prana ditahan untuk mempermudah proses penyidikan yang dilakukan jaksa. Selain itu juga dikuatirkan tersangka menghilangkan barang bukti. ''YP ditahan di rutan (Rumah Tahanan Negara Kelas IA Pekanbaru,red) untuk 20 hari ke depan," jelas Aspidsus Kejati Riau.

Dalam pengusutan kasus ini, Yan Prana sudah menjalani pemeriksaan beberapa kali. Pejabat eselon satu Pemprov Riau ini diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Siak. Saat itu Yan Prana diperiksa kurang lebih tiga jam.

Selanjutnya, Yan Prana diperiksa Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak. Waktu itu pemeruksaan kurang lebih selama delapan jam. jdi