Razia Prokes Berakhir, Tapi Pengawasan Secara Mobile Terus Dilakukan


riaupotenza.com
Burhan Gurning

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Razia mengenai protokol kesehatan (Prokes) di Kota Pekanbaru sudah berakhir oada tanggal 15 November lalu. Meski demikian, pengawasan secara mobile terus dilakukan oleh tim Satgas Penanganan Cobid-19 Pekanbaru untuk pendisiplinan masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan.

''Kita masih lakukan pengawasan. Tim masih patroli dilapangan," kata Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning, hari ini.

Dalam patroli ini pihaknya menyasar tempat keramaian dan fasilitas umum. Tim juga menyasar warga yang tidak menggunakan masker dan bagi warga yang membuat kerumunan. 

''Pihaknya lebih mengedepankan imbauan kepada warga yang masih melanggar protokol kesehatan. Mereka diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan,'' ujarnya. 

Salah satu yang menjadi fokus adalah beberapa pusat kuliner. Ditempat itu masih didapati warga yang abai menjalankan protokol kesehatan. Disana masih rawan terhadap munculnya kerumunan. 

Ia mengungkapkan, selama razia protokol kesehatan dalam perilaku hidup baru (PHB) yang digelar terhitung 20 Oktober hingga 15 November 2020 tercatat sebanyak 3.014 pelanggar protokol kesehatan yang dijaring tim gabungan di 12 kecamatan.

Mereka yang terjaring keseluruhannya diberi sanksi kerja sosial. Dengan adanya razia penerapan PHB itu, dikatakan Gurning bahwa kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan sudah mulai meningkat. jdi