Tapi Harus Tetap Terapkan Standar Operasional Prokes

Gubri : Daerah Zona Kuning Bisa Sekolah Tatap Muka


riaupotenza.com
Drs H Syamsuar

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Saat ini sejumlah daerah di Provinsi Riau berstatus zona kuning. Jika ingin melakukan belajar tatap muka, daerah tersebut bisa melakukan, namun harus memperhatikan standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan.

Hal ini dikatakan Gubernur Riau (Gubri), Drs H Syamsuar MSi, Ahad (22/11/2020). Dijelaskan Syamsuar, SOP Prokes tersebut yakni pihak sekolah harus menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun. 

''Yang penting itu, pada siswa harus jarak saat proses belajar mengajar,'' saran Gubernur.

Dalam situasi saat ini tentunya ruangan yang tersedia tidak bisa menampung semua jumlah pelajar. Artinya, pihak sekolah dalam hal ini harus menambah waktu mengajar. Sehingga, dalam penerapannya, semua harus dibahas secara mendalam.

Tujuannya agar tidak menyulitkan proses belajar mengajar. Namun protokol kesehatan tetap dijalankan.

Mantan Bupati Siak dua periode ini  berencana akan meninjau sekolah SMA/SMK dan SLB yang berencana akan menerapkan belajar tatap muka.

''Kami ingin memastikan sekolah yang buka belajar tatap muka ini sudah menerapkan protokol kesehatan atau belum. Karena kita tidak ingin setelah ini ada kasus di sekolah,'' ujarya.

Sementara, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Riau mencatat, 110 pasien sembuh dan ada 308 penambahan terkonfirmasi, Sabtu (21/11/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menjelaskan, dari penambahan 308 kasus baru ini seluruhnya tersebar di 11 kabupaten dan kota. ''Yang terbanyak dari Pekanbaru sebanyak 94 orang,'' jelas Kadiskes. 

Seterusnya, dari Bengkalis 79 kasus,  Dumai 40 kasus, Inhul 24 kasus, Rohil 23 kasus, Siak 14 kasus. Kemudian, dari Kampar 10 kasus, Pelalawan 10 kasus, Inhil 5 kasus, Rohul 5 kasus, dan Kuasing 4 kasus. Sementara untuk daerah yang nihil penambahan kasusnya Kepulauan Meranti.
 
Dari jumlah kasus tersebut ada juga kabar baiknya. Yakni dari total 110 pasien Covid-19 yang sembuh. Dimana, terbanyak juga dari kota Pekanbaru.

Dirincikan, bagi pasien yang dinyatakan sembuh terdapat dari Pekamlnbaru 74 orang, Inhu 22 orang, Dumai 4 orang, Kampar 3 orang. Disusul, dari Siak 3 orang dan Rohil 1 orang. Kemudian ada 1 orang pasien dari luar provinsi yang dinyatakan sembuh.  

Lalu, dari catatan penambahan pasien meninggal ada lima orang dinyatakan meninggal dunia karna Covid-19. Sedangkan, dari lima pasien itu, seluruhnya tersebar di empat kabupaten dan kota. jdi