Dianggarkan Rp2,6 T, APBD Pekanbaru Prioritaskan untuk Kesehatan dan Pendidikan


riaupotenza.com
Muhammad Jamil

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Di prediksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru tahun 2021 sekitar Rp 2,6 triliun. Jumlah itu tidak jauh berbanding dari APBD tahun 2020 Rp 2,7 triliun. 

Pj Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Muhammad Jamil mengatakan, jumlah APBD tahun 2021 diperkirakan mengalami penurunan akibat pandemi covid-19. 

''Ada pengaruh dari beberapa sektor pendapatan asli daerah (PAD) di Pemko Pekanbaru dampak pendemi covid-19 ini,'' kata Jamil hari ini.

Jumlah itu diperkirakan dari evaluasi yang dilakukan Pemko Pekanbaru dari pendapatan daerah untuk tahun 2021. Sektor ekonomi ditengah masyarakat masih berpengaruh terhadap pandemi covid-19. 

Jamil menjelaskan, penanganan kesehatan menjadi prioritas pada APBD Kota Pekanbaru tahun 2021 mendatang. Bidang kesehatan menjadi perhatian karena pandemi covid-19 hingga saat ini masih melanda.

Menurutnya, anggaran untuk penanganan covid-19 masuk dalam anggaran kesehatan pada APBD. Ia menyebut bahwa anggaran itu tidak secara khusus untuk penanganan covid-19 seperti pada tahun 2020 ini. 

Dimana pada tahun 2020 ini ada anggaran penanganan covid-19 yang dipersiapkan Pemko Pekanbaru mencapai Rp115 miliar, yang bersumber dari APBD tahun 2020. Sejumlah anggaran mengalami pergeseran untuk anggaran penanganan covid. 

Jamil menambahkan, selain penanganan kesehatan, angggran Pemko tersebut juga untuk pengembangan bidang pendidikan. jdi