Percepatan Penanganan Covid-19, Laboratorium Biomolekuler Difungsikan


riaupotenza.com
Rumah Sakit Madani Pekanbaru.

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Untuk percepatan penanganan pandemi Vovid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah melakukan pengadaan laboratorium biomolekuler. Laboratorium tersebut berada di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. 

Namun, sayangnya laboratorium yang diperuntukkan untuk pemeriksaan sampel swab bagi warga Kota Pekanbaru ini belum dapat difungsikan. 

Menurut Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, laboratorium biomolekuler belum dioperasikan karena menanti izin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.  

''Laboratorium biomolekuler tersebut memerlukan izin dan koordinasi dengan pemerintah provinsi dalam operasionalnya. Hal ini tidak membutuhkan waktu lama,'' kata Jamil hari ini.

Jamil menjelaskan, paling lambat akhir November 2020 ini laboratorium biomolekuler ini sudah dapat beroperasi memeriksa sampel swab warga Kota Pekanbaru. 

Lambatnya pengadaan laboratorium akibat persiapan ruangan laboratorium biomolekuler di RSD Madani. Ada perbaikan dan perluasan ruangan laboratorium ditempat itu. 

"Secara fisik bangunan sudah selesai. Tinggal izin dari Pemprov saja lagi," jelasnya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih mengatakan, laboratorium tersebut memiliki kapasitas pemeriksaan sebanyak 1.000 sampel swab dalam satu hari. 

Laboratorium biomolekuler milik Pemko Pekanbaru ini hanya melayani pemeriksaan sampel swab khusus warga Kota Pekanbaru saja. Pengadaan laboratorium sendiri guna percepatan penanganan covid-19 di Kota Pekanbaru dalam mencari pasien positif covid-19 tanpa gejala. 

Ia menyebut, Pemko Pekanbaru mengeluarkan anggaran hingga Rp7 miliar untuk pengadaan alat-alat laboratorium ini. jdi