Wartawan yang Meliput Harus Menjalankan Protkes, Jangan Anggap Remeh Virus Corona


riaupotenza.com

PEKANBARU - Ketua PWI Riau, Zulmansyah Sekedang mengimbau terhadap teman-teman wartawan yang bertugas dilapangan diminta selalu menjalankan protokol kesehatan (Protkes). Jangan anggap remeh virus corona ini. 

"Kita berharap kawan-kawan lebih waspada, pakai protokol kesehatan dalam peliputan. Kadang teman dilapangan suka melupakan protokol kesehatan dalam peliputan," kata Zulmansyah di RSUD Arifin Ahmad disela-sela melepas salah satu anggota PWI yang juga wartawan senior Riau, Muhammad Moralis berpulang ke tempat peristirahatan terkahir, Ahad (25/10). 

Almarhum merupakan GM Riau Mandiri.co tersebut gugur dalam melawan dahsyatnya serangan Covid-19. Ia gugur setelah sepekan menjalani perawatan dan berjuang melawan virus yang menyerang kekebalan daya tahan tubuhnya. 

Almarhum menutup usia di umur 47 tahun. Ia meninggalkan seorang istri dan satu anak laki-laki yang kini duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Pria asal Batusangkar, Sumatra Barat itu dinyatakan terkonfirmasi positif sepekan lalu, tepatnya, Ahad (18/10). 

Zulmansyah menambahkan, bahwa almarhum merupakan seorang wartawan senior di Riau. Ia juga telah lama bergabung dengan PWI Riau. Ia bergabung dengan PWI Riau sejak tahun 2004.

"Kami sangat merasa kehilangan atas kepergian almarhum. Dia (almarhum) sosok yang sangat aktif dalam organisasi," kata pria yang akarab disapa Zoom ini. 

Zoom menyebut, almarhum juga merupakan Ketua Mapilu (Masyarakat Pers Pemantau Pemilu) Riau. Almarhum juga dikenal dalam organisasi merupakan sosok pekerja keras, bertanggung jawab, dan setia kawan. Almarhum juga merupakan wartawan Riau yang berpulang akibat ganasnya Pandemi Covid-19.

Sementara Defri (36), adik sepupu almarhum mengatakan, almarhum sempat melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Awal Bros Minggu lalu, dan langsung dirujuk ke RSUD Arifin Achmad.

Diceritakan Derif, almarhum sudah satu pekan menjalani isolasi dan perawatan di RSUD Arifin Achmad. Sejak itu almarhum terkurung dalam ruang isolasi dan tak dapat lagi bertemu keluarga secara langsung. Dia hanya dapat melihat istri dan anaknya dari balik jendela ruangan. 

Istri almarhum juga dilakukan pemeriksaan swab karena merupakan kontak erat almarhum. Hasil juga menunjukkan istrinya terkonfirmasi positif covid-19. 

''Sekarang istrinya lagi di isolasi di Rumah Sakit Awal Bros. Tapi anaknya negatif,'' terangnya. 

Kondisi almarhum semakin memburuk pada, Ahad (25/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Defri mendapatkan telepon dari dokter yang melakukan observasi pada almarhum, bahwa kondisi almarhum sudah kritis. 

Hingga tepat pada pukul 11.25 WIB, sosok pria yang dikenal ramah dan mudah bergaul itu menghembuskan nafas terakhirnya. 

"Beberapa hari terkahir ini almarhum saat dilihat terlihat sedih. Dia mengeluarkan air mata. Tapi dia menggenggamkan tangan, seperti memberi semangat," tambah Defri. 

Ketua dan Anggota PWI Lepas Jenazah

Pantauan wartawan, di RSUD Arifin Achmad, Ahad (25/10) siang, kaum kerabat almarhum sudah berkumpul menanti pemulasaran jenazah. 

Sekitar pukul 14.30 WIB beberapa Anggota PWI Riau mulai berdatangan untuk melepas jenazah almarhum. 

Tampak hadir langsung Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang, Sekretaris Amril Jambak, Wakil Ketua bidang kerjasama antar lembaga Abdul Kadir Bey, Wakil Ketua bidang organisasi Nofrizon Burman, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Hari B Koriun, Wakil Ketua Bidang Kesra Edhar Darlis serta pengurus dan anggota lainnya. 

Hingga adzan Ashar berkumandang, para sanak keluarga dan kaum kerabat masih menanti pelepasan jenazah almarhum. Mereka masih berada di sekitar rumah sakit menanti almarhum dikeluarkan dari ruang isolasi. jdi