Diikuti 12 Kabupaten Kota se-Riau

Dinas Kebudayaan Gelar Workshop Tari Se-Riau 


riaupotenza.com
Salah seorang peserta whorshop Dinas Kebudayaan Riau yang tampil memukau.

PEKANBARU -- Untuk memupuk semangat insan seni Riau semasa pandemi Covid-19 yang sedang melanda negara kita sejak Maret lalu, Dinas Kebudayaan Riau menaja Workshop (bengkel) Tari selama tiga hari, mulai 20 sampai 22 Oktober 2020. 
    Pembukaan workshop dilaksanakan Selasa (20/10) oleh Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Yoserizal Zein di Hotel Alfa Pekanbaru dengan peserta sebanyak 12 kabupaten/kota 
di Riau yang aktif di segala bidang seni seperti koreografi tari dan penata musik tari yang ada di seluruh wilayah Riau.
    Dalam sambutannya Kepala Dinas Kebudayaan, Yoserizal Zein menyebutkan bahwa Workshop Tari yang dilaksanakan Disbud Riau adalah sarana untuk melahirkan koreografer tari dan penata musik di Provinsi Riau. 
      Koreografer yang diharapkan harus memahami kearifan lokal di wilayah masing-masing peserta Workshop. Kearifan lokal itulah yang harus dijadikan sumber inspirasi garapan bagi peserta yang notabene calon koreografer. 
     Dinas Kebudayaan Riau mengharapkan karya tari yang dihasilkan betul betul berakar dari kearifan lokal sebagai bagian dari pengembangan karya tari ke depannya.
 "Moga-moga lahir koreografer yang paham dan berdebati dengan kebudayaan Melayu," harap Yoserizal Zein.
    Whorshop tari yang dilaksanakan selama tiga hari diharapkan dapat menghasilkan karya maksimal dari para peserta atau insan seni tari yang datang dari seluruh wilayah kota dan kabupaten yang ada di Riau. 
     "Semoga peserta whorshop dapat maksimal dan menghasilkan karya seni tari, bak koreografer maupun panata musik tari yang bernuansakan seni Melayu Riau. Para peserta yang hadir tampak antusia mengikuti whorshop mulai dari pembukaan sampai berakhir. (alz)