Gegara Tabung Gas, Lima Petak Ruko Hangus Terbakar


riaupotenza.com
Lima unit ruko yang sedang dilalap sijago merah di Jalan Pemda/Jalan Guru dekat Masjid Nurul Yaqin Pangkalan Kerinci Kota.

PANGKALANKERINCI (Riaupotenza.com) Kepulan asap hitam membubung tinggi. Kobaran api memerah dan hawa panas menjalar. Belum lagi suara hiruk pikuk serta suara sirine mobil pemadam kebakaran memekak. Dalam sekejap 5 petak rumah toko (ruko) di Jalan Pemda simpang Jalan Guru Kelurahan  Pangkalan Kerinci Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau dalam sekejap ludes diamuk sijago merah. 

Tak hanya 5 ruko, 2 unit bangunan semi permanen yang digabung menjadi satu yang menjual ayam goreng pun ikut terkena imbas. 

Musibah kebakaran ini terjadi sekitar pukul 17.15 WIB, Rabu (14/10) petang kemarin. Dari berbagai sumber menyebutkan, kebakaran itu dipicu gas LPG tabung mini 3 kg. 

''Penyebabnya tabung ga 3 kg. Bukan karena tabunganya meledek, tapi selang regulator ke tabung lepas. Lalu menyambar api kompor hingga kebakaran tak bisa dihindarkan,'' kata Adi (39) warga Jalan Pemda Pangkalan Kerinci yang ikut menyaksikan bagaimana api melumat bangunan serta isinya saat kejadian. 

''Kita-kita tak bisa mendekat hawa sangat panas. Jadi kebanyakan bisa menonton saja. Masih untung tak ada kerugian jiwa. Kalau harta benda ya ratusan jutalah,'' ungkapnya. 

Disebutkan, api diduga berasal dari salah satu ruko usaha kuliner yang sedang memasak di bagian dapur. Entah bagaimana awalnya, disebutkan selang gas ke regulator lepas.''Namanya juga ibu-ibu, setelah selang gas lepas dia yang sedang memasak jadi panik. Api membakar kaki meja masak. Karena regulator tidak ditutup gas terus keluar dan memancing api terus menjalar,'' bebernya. 

Karena panik, sang ibu ini sempat mengeluarkan tabung gas, karena takut. Ada yang berusaha memadamkan dengan kain basah. Namun justru tak berhasil. 

Tapi apa lacur, asap terus memadati ruangan dan api mulai membesar.' 'Sekira 15 menit api sudah menjalar ke 5 unit ruko. Tak banyak yang bisa diselamatkan,'' tambah Adi mengingat  kejadian yang begitu cepatnya itu. 

Setelah 15 menit sedang Kobaran api semakin tinggi. Satu unit Damkar dari Pemkab Pelalawan sampai ke lokasi. Tapi apa daya, isi sudah banyak jadi abu. 

Jalanan macet. Karena selain jalur padat, warga dan pengendara turut menyaksikan amukan sijago merah. Selain petugas kebakaran yang bertungkus lumus berupaya menjinakkan api, aparat kepolisian dari Polsek Pangkalan Kerinci dan Polrsa Pelalawan juga tampak sibuk mengatur lalu lintas dan mengamankan lokasi kejadian.

''Warga mengusulkan sebaiknya markas Mobil Damkar itu ditengah kota. Karena dari beberapa kali kejadian serupa, mobil Damkar selalu terlambat datangnya. Kalau di tengah kota tentu lebih cepat dan kemungkinan lebih besar dapat menyelamatkan harta benda korban kebakaran,'' pungkas Adi berharap.

Lima ruko yang ludes dan tinggal puing itu diantaranya  Berkah Loundry, Toko Harian Dava, Bakso Pentol Kuah, warung harian, kedai lontomg dan kuliner ayam Arlkhos. Pemadaman dan pendinginan berlangsung sampai pukul 21.00 WIB lewat. 

Pagi tadi, Bupati Pelalawan HM Harris bersama Baznas Kabupaten Pelalawan langsung ke lokasi kejadian menyerahkan bantuan untuk para korban. amr