Gara Papan Sekeping, 7 Penumpang Speedboat Kepau Jaya Nyebur Kelaut


riaupotenza.com

MERANTI (Riaupotenza.com) - Speedboat Kepau Jaya Express mengalami kecelakaan Lala laut di sekitar Perairan Anak Ayam, Desa Sungai Tohor, Kepulauan Meranti pada Selasa (6/10) pagi.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto menjelaskan sekira pukul 06.00 Wib Speedboat Kepau Jaya Express bertolak dari Dermaga Desa Kepau Baru dengan tujuan ke Selatpanjang.

Selanjutnya sekira pukul 09.00 Wib tepatnya di perairan Anak Ayam Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebingtinggi Timur Speedboat Kepau Jaya Express ketika sedang berlayar menabrak sekeping papan ukuran 2,8 inc dan papan tersebut tersangkut di bagian Mesin sehingga Body Speedboat miring ke kiri. 

"Hal tersebut menyebabkan 7 (tujuh) orang penumpang yang berada di atas terjatuh ke laut dan air laut masuk kedalam speedboat melalui jendela, selanjutnya Nakhkoda Speedboat mematikan mesin untuk menstabilkan posisi kemiringan body Speedboat," ujar Eko.

Kemudian ABK speedboat melakukan pertolongan dengan cara menaikan para penumpang yang jatuh ke atas speedboat. Setelah dinaikan, Speedboat diarahkan ke kilang sagu milik Ahyan yang terletak di Perairan Anak Ayam Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

Atas kejadian tersebut diketahui tidak ada korban jiwa. "Setelah mendapatkan laporan tentang terjadinya dugaan laka laut, Sat Polair Polres Kepulauan Meranti, Dit Polair Polda Riau KP 1004, Kapolsek Tebing Tinggi beserta POS AL Selatpanjang menuju ke TKP dan setibanya di TKP, dilakukan pengecekan terhadap seluruh penumpang dan setelah dinyatakan seluruhnya selamat, Speedboat Kepau Jaya Express dibawa ke selatpanjang dengan cara dikawal oleh tim gabungan hingga Speedboat bersandar di dermaga Kedai kopi Harum Sari," sebutnya.

Sementara itu, Petugas Keselamatan Berlayar KSOP Selatpanjang Suharto yang sempat ditemui di dermaga Kedai Kopi Harum Sari menjelaskan bahwa sampai saat ini diketahui tidak terjadi kebocoran pada bagian bawah kapal.

"Jadi sejauh ini hanya diketahui kapal menabrak balok kayu dan menyangkut di mesin kapal hingga membuat kapal oleng," ujar Suharto.

Dikatakan Suharto ada sekitar 78 orang penumpang yang dibawa saat itu. Hingga berita ini ditulis saat ini pihaknya masih melalukan pemeriksaan kepada seluruh bagian kapal.

"Kita masih akan melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada kapal apakah memang ada kerusakan atau kebocoran pada kapal," pungkasnya. dam