35 Peserta Ikuti Webinar Kejari Meranti, Jadi Narsum di "Jaksa Menyapa" RRI Pro I Pekanbaru


riaupotenza.com

MERANTI (Riaupotenza.com) - Meski dilanda pandemi Covid-19, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti tetap menggesa program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Memang program tersebut sebagai bentuk kepedulian Korps Adhiyaksa dalam dunia pendidikan dengan melakukan kegiatan penyuluhan hukum ke lembaga sekolah.

Namun kali ini, JMS tidak dilaksanakan dengan mengkunjungi sekolah-sekolah. Jajaran Kejari Kepulauan Meranti hanya bertatap muka dengan para peserta melalui streaming Aplikasi Zoom.

Seperti diutarakan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Kepulauan Meranti, Hamiko SH, Kamis (24/9). Menurutnya program penyuluhan hukum pada kalangan pelajar kerap dilaksanakan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti sebelum pandemi Covid-19.

Kali ini, webinar ditujukan ke lembaga pendidikan seperti tingkat SMA sederajat. "Yang mengikuti webinar kita kali ini SMAN1 Tebingtinggi dan SMKN1 Tebingtinggi dengan jumlah 35 peserta," kata Hamiko.

Dijelaskannya, materi yang disampaikan tentang bahaya tentang narkoba dan memperkenalkan tugas fungsi dari lembaga Kejaksaan. Ia berharap kepada generasi muda, sejak dini tidak terjerat dalam bahaya narkoba.

"Tidak hanya narkoba saja, tapi kami sampaikan juga masalah ketergantungan kepada gadget dan kejahatan asusila," jelasnya.

Selain itu pihaknya juga melibatkan narasumber dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti.

Tujuannya kata Hamiko, guna memperkenalkan kepada para peserta terkait pencegahan dan penanganan Covid-19. "Narasumbernya langsung Jubir Gugus Tugas yang kita hadirkan," ujarnya.

Diuraikannya, pada sesi akhir para peserta webinar juga mendapatkan soufenir (free gift) berupa, e-sertifikat, voucher internet dan masker.

Jadi Narsum di Jaksa Menyapa

Selain mengesa webinar JMS, Kejari Kepulauan Meranti juga menjadi narasumber dalam acara "Jaksa Menyapa" yang ditaja oleh Radio Republik  Indonesia (RRI) Pro I Pekanbaru.

Meski dilaksanakan pada hari bersamaan, kegiatan yang dihendle bidang intelijen itu tetap berjalan dengan lancar.

Hamiko menyebutkan 'Jaksa Menyapa' yang disiarkan kali ini mengambil tema Penanganan Perkara Tindak Pidana Dimasa Pandemi Covi-19.

"Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengertian hukum yang memang terkonsep pada asas peradilan. Jadi, bukan mengedepankan asumsi atau opini, contoh penanganan perkara kita terhadap terdakwa Rustam," pungkasnya. dam