Pandemi Covid 19,Jadikan Ajang Bangkitnya Guru Milenial


riaupotenza.com

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Meskipun tidak semua guru,menjadi sama bagaimana harus menguasai metode pembelajaran saat kondisi keterpurukkan era pandemi covid-19yang tak berujung ini,namun diakui atau tidak, guru memiliki semangat dan kreatif yang luar biasa,bangkit mengiringi keadaan dengan metode pembelajaran yang mesti harus sampai kepada siswanya.

Contoh nyata,salah seorang guru dari SDN 91 Pekanbaru,Mena Puspita SPd ketika ditemui Pekanbaru Pos, Selasa (22/9/2020) sedang mengajar disalah satu rumah siswa kelas V yang tidak memiliki android.

Ketika hal ini ditanyakan,Mena Puspita menjelaskan bahwa inilah salah satu kegiatannya selama pandemi covid 19. Ia menyampaikan bahwa,hal ini dilakukan karena tidak semua siswa memiliki  Android,sehingga ia harus berfikir bagaimana agar metode pembelajaran yang disampaikan dapat sampai kepada semua siswa.

Meskipun Mena tau,bahwa sangat sukar bagi guru-guru untuk mendatangi rumah siswa,sebab oleh karena berbagai situasi maupun kondisi.
sebut Mena,ia tergerak untuk mencoba sesuatu hal yang baru,yaitu mengujungi rumah siswa. Alhasil siswa langsung respek dengan baik, bahkan disambut hangat oleh orang tua yang bersangkutan.

Dan dari kegiatan yang dilakuknnya selama ini,kebetulan ia menjadi salah satu keanggotaan baru IGI (Ikatan Guru Indonesia). Lalu Mena Puspita membuat Vidio dan mengirimkanya ke IGI dengan syarat yang telah diajukkan sebelumnya. Namun Mena,mengakui bahwa IGI sangat membantunya.

Diluar dugaannya,ia berhasil lolos bahkan IGI memberinya kompensasi sebagai motivasi,sebutnya.

Terkait hal itu,Mena Puspita merasa bangga meskipun nilai tak seberapa namun hasil karyanya dihargai,walaupun itu bukan tujuan.Ia berharap dengan metode pembelajaran yang ia lakukan dengan mendatangi rumah siswa menjadi bagian yang bisa dilakukan oleh rekan rekan seprofesinya,mengingat hal diatas bahwa tidak semua siswa sama keadaannya.

Untuk diketahui,IGI merupakan salah satu organisasi profesi guru yang peduli terhadap dunia pendidikan dan keguruan,sangat menaruh harapan terlahirnya guru milenial yang mampu mengatasi keadaan,bagaimanapun tehnologi yang semakin maju dan canggih takkan pernah bisa menggantikan posisi seorang guru,seperti dikutip dari keterangan IGI pada pelatihan guru guru yang ketika itu bersempena dengan hardiknas lalu.

Sementara itu,ditempat yang berbeda,kepala SDN 91 Amir Salim Hasibuan SPdi mengaku bangga atas kreatifitas yang dilakukan oleh gurunya. “Ini merupakan salah satu cara bagaimana siswa dapat dilayani di masa sulit ini, jarang jarang guru ditingkat sekolah dasar mau mendatangi rumah siswanya,InsyaAllah semoga ini menjadi kemajuan dan perkembangan terutama bagi siswa didik SDN 91 semakin berkualitas”, Tutup Kepsek. (Ytg)

Edit