Apes, Residivis Ini Kembali Diciduk


riaupotenza.com
Tersangka IS, saat memperlihatkan hasil tes urin di Mapolres Kepulauan Meranti. (Foto Dhamean Hasibuan)

MERANTI (Riaupotenza.com) - Nasib seorang residivis bandar narkoba di Kepulauan Meranti kembali buram. Pasalnya, baru tiga bulan bebas dari Lapas Selatpanjang, ia kembali diciduk Satres Narkoba Polres Kepulauan Meranti.

Residivis berinisial IS, pria umur 36 tahun itu kembali ditangkap didalam bangunan kosong bekas MDA Jalan Imamah, Selatpanjang Timur. Di tempat kejadian peristiwa (TKP), IS diciduk karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK mengatakan, IS ditangkap karena melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

"Dia ditangkap oleh tim Opsnal Sat Resnarkoba sekitar pukul 11.30 Wib," ujar Eko, Selasa (22/9).

Menurut Eko, pelaku sempat membuang Barang Bukti (BB) diduga tiga (3) paket narkotika jenis sabu saat penggeledahan badan. Namun dengan disaksikan Ketua RT setempat, pelaku dan BB berhasil diamankan.

Selanjutnya kata Eko, setelah mengamankan barang bukti di TKP tim melakukan pengembangan ke rumah pelaku di desa Alah Air.

"Tim Opsnal kembali melakukan penggeledahan dengan disaksikan Ketua RT. Alhasil ditemukan lagi sebanyak satu (1) paket diduga narkotika jenis sabu serta barang bukti lainnya di dalam rumah pelaku," sebutnya.

Dijelaskannya, hasil dari penggeledahan itu tim berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) sebanyak empat (4) paket diduga narkotika jenis sabu.

Rincinya urai Eko, narkotika jenis sabu ditemukan terbungkus plastik klep warna bening dengan berat kotor 0,67 Gram, lalu dua bungkus plastik klep warna bening, satu set alat hisap shabu (Bong), satu buah sendok takar terbuat dari pipet.

Kemudian satu buah sumbu kompor terbuat dari timah rokok, satu buah mancis, satu unit Handphone merek samsung lipat warna hitam, satu buah dompet warna coklat dan uang tunai sebesar Rp2.000.000,- diduga uang hasil penjualan shabu tersebut.

"Untuk hasil tes urin terhadap pelaku urinenya (+) methamfetamin dan hasil introgasi pelaku mengaku mendapatkan narkotika jenis shabu tersebut dari salah seorang berinisial PK (DPO) untuk dijualkan," jelasnya.

Selanjutnya, tim melakukan pengembangan ke rumah PK (DPO) tersebut namun target tidak berada dikediamannya. "Saat ini pelaku dan Barang Bukti (BB) yang sudah berhasil kita amankan langsung dibawa ke Polres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. dam