Legalitas PPMTR Semakin Jelas, Siap Dukung Program Pemerintah


riaupotenza.com

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Keberadaan dan legalitas Perkumpulan Pemuda dan Masyarakat Tenayan Raya (PPMTR) kini semakin jelas. PPMTR telah mendapatkan Surat Ketetangan Pelaporan Ormas (SKPO) dari kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru, (15/9/2020).

PPMTR berdiri sejak dua tahun lalu dan kini secara resmi sudah diakui Kesbangpol berdasarkan Nomor :220/BKBP-BID.IDIOLOGI/LK.VIII/13/2020 tertanggal 07 September 2020.

Menurut Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru, Zulfahmi Adrian disela-sela penyerahan SKPO PPMTR, berdasarkan Peraturan Pemerintan RI Nomor 54 tahun 2016 tentang pelaksanaan UU  No 16 tahun 2017 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 17 tentang organisasi kemasyarakat menjadi UU.

Berdasarkan pasal 5 ayat (1) bahwa Ormas berbadan hukum dinyatakan terdaftar setelah pendapatkan pengesahan badan hukum dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintah dibidang hukum dan hak asasi manusia.

Mengenai hal ini, Zulfahmi minta PPMTR dukung program pemerintah. Diantaranya masyarakat yang madani serta soal pemberantasan narkoba. ''PPMTR harus menjadi garda terdepan memberantas narkoba. Mudah-mudahan PPMTR bisa memberikan sumbangsih bagi pembangunan Pekanbaru, terutama di Kecamatan Tenayan Raya,'' ungkapnya sambil menambahkan mari kita ciptakan suasana yang kondusif hingga masyarakat kita menjadi nyaman.

Sementara Ketua Umum PPMTR, R SE Saputra mengatakan, pihaknya siap untuk mendukung semua program pemerintah Pekanbaru.

Adapun maksud didirikannya PPMTR ini, untuk menampung aspirasi serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal ini sesuai dengan visi dan misi PPMTR.

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, sudah berjalan dengan baik. Dimana PPMTR sudah membantu masyarakat untuk bekerja. Terutama di proyek PLTU dan PLTG yang pembangunannya saat ini masih berlangsung. 

''Sudah seribuan masyarakat yang kita masukan kerja," kata pria yang akrap disapa Putra ini didampingi Pengawas PPMTR, Purnomo, Bendahara Junaidi dan Irvan, Yopie serta Jazman ini. rpz