Dituduh Terima Siswa Tidak Sesuai Prosedur, Ini Kata Kepala SMAN 15


riaupotenza.com

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 15 Pekanbaru, Elmi Gurita membantah tuduhan atas dirinya yang menerima siswa jalur belakang secara diam-diam atau tidak sesuai prosedur yang ada.

Ia menegaskan, dirinya telah menjalankan prosedur penerimaan siswa baru sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

"Prosedur penerimaannya berdasarkan instruksi Kadis Pendidikan, tidak ada yang saya salahi aturannya," katanya, Minggu (6/9/2020).

Elmi menjelaskan, pemberitaan yang muncul saat ini hanya dasar kesalahpahaman dalam internal sekolah yang memprovokasi warga untuk menuntut dirinya.

Ungkapnya, ada oknum internal sekolahnya yang ingin menjatuhkan dirinya dengan mencari-cari kesalahannya bahkan sampai ada laporan dirinya memungut uang bangku untuk siswa baru.

"Warga maunya siswa tambahan kemarin itu harus anak Sialang Munggu semua, sementara dinas sudah mengakumulasikan utk semua pihak. Tetapi oknum ini tidak paham dan memprovokasi pihak tertentu untuk marah ke sekolah," sebutnya.

Kepala SMAN15 ini berharap, masyarakat ataupun warga tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum pasti bahkan merugikan pihak tertentu.

Menurut Elmi, dirinya telah menjalankan amanah sebagai Kepsek dengan sebaik mungkin dan menjalankan aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Semoga masyarakat mengerti dengan kondisi ini, jangan hanya menyalahkan saya. Saya sudah menjalankan prosedur. Ada oknum yang tidak senang dengan saya jadi warga yang di hasutnya untuk mengamuk ke sekolah," ungkapnya. rls/rpz