MODUS SEMBAKO MURAH

Diduga Pendukung Salah Satu Balon Bupati Bengkalis Tipu Warga


riaupotenza.com
TIPU WARGA : Tampak puluhan warga mendatangi rumah salah seorang IRT di Bengkalis. Warga ini menjadi korban modus penipuan sembako murah, hingga ratusan juta rupiah.(sukardi)

BENGKALIS(Riaupotenza.com) — Puluhan masyarakat di berbagai desa di Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis mendatangi rumah salah seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial MI di Gang Melur, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bengkalis Kota, Jumat (28/8/2020) malam.

Warga tampak emosi dikarenakan merasa ditipu oleh MI. Modusnya adalah dengan cara menawarkan sembako murah. Namun, setelah diserahkan uang sembako murah itu, ternyata sembako yang dijanjikan tak kunjung diterima.

Mirisnya lagi, rumah panggung berdinding papan itu dihalamannya terpampang baleho Balon Bupati Bengkalis Kasmarni, S.Sos. Warga setempat mengaku, jika MI merupakan salah satu pendukung Balon Bupati Bengkalis dan aktif mensosialisasikan jargon kepala daerah pilihannya kepada masyarakat.

Informasi yang berhasil dirangkum media ini, kedatangan masyarakat tersebut meminta kepada pelaku berinisial M agar uang sembako tersebut yang selama ini telah diserahkan ke pelaku M, agar secepatnya dikembalikan.

Diduga pelaku tersebut telah melakukan penipuan terhadap masyarakat yang membeli sembako murah itu. Salah satu warga dilokasi kejadian menjelaskan, penipuan itu berawal ketika warga membeli dan memesan yang telah dijanjikan dari hari ke hari dan dari minggu ke minggu.

Seorang perempuan berinisial M yang merupakan penampung bahan sembako di Kelurahan Kota Bengkalis menawarkan paket sembako dengan harga yang murah kepada masyarakat di pandemi Covid-19.

Merasa telah dikenal sejak lama dan harga yang ditawarkan sangat murah, para korban yang diperkirakan telah memesan paket sembako. Jika ditotal pembelian mereka mencapai puluhan juta rupiah.

"Beberapa orang atau warga di antaranya sama sekali belum menerima satu pun paket dari terlapor," ucap warga sambil menunjukkan bukti setoran yang diserahkannya ke IM.

Disela itu juga, Lurah Bengkalis Kota Hafzan Syafii Suratman mengatakan, saya sebagai Lurah Bengkalis Kota tidak tau mengenai hal yang berlaku terkait sembako murah ini.

"Bahkan, pelaku pun selama ini tidak pernah melapor kepada kami dan ini pun bersifat pribadi," kata Lurah Bengkalis Kota Hafzan di konfirmasi yang juga hadir di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat malam (28/8/2020).

Lanjutnya lagi, kata Hafzan, bahwa ada juga warga yang melaporkan ke kami dengan kejadian tersebut untuk berkordinasi, tetapi kami arahkan ke bhabinkamtibmas. Terkait penipuan pelaku ini yang dilakukannya bukanlah wewenang kami.

"Saat ditanyakan kejadian ini berlaku, saya pun tak tau bang, saya pun ditelefon sama Babinsa Kota setelah sholat magrib," ungkap Lurah Bengkalis Kota Hafzan Syafii Suratman.

Sementara itu, salah seorang petugas piket Reskrim, begitu mendapatkan info dari masyarakat setempat, langsung turun kelapangan bersama piket Sat Sabhara dan fungsi lainnya.

Membenarkan laporan dan kejadian tersebut, dan diarahkan ke penyidik Ditreskrimum Polda untuk penyelidikan.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Bengkalis AKBP Buha Purba, Sabtu (29/8/2020) belum bisa memberikan keterangan. Saat dihubungi via WhatApp juga belum memberikan jawaban atas informasi tersebut.kar