Kejari Meranti Musnahkan Barang Bukti, Dominasi Perkara Narkotika


riaupotenza.com
Pemusnahan barang bukti Narkotika di halaman Kantor Kejari Kepulauan Meranti.

MERANTI (Riaupotenza.com) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti melakukan pemusnahan barang bukti narkotika, senjata tajam (sajam) hingga telpon genggam.

Barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari 126 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap di mana jaksa menjalankan isi putusan pengadilan.

Kegiatan pemusnahan barang bukti itu dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Budi Raharjo, bersama Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Adhi Thya Febricar dan jajarannya. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasat Reserse Narkoba Polres Meranti, Iptu Darmanto SH, Kepala Lapas Selatpanjang, Atmawijaya dan Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, dr Misri Hasanto.

"Kegiatan pemusnahan barang bukti, merupakan agenda rutin Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti sebagai tindak lanjut tugas dan kewenangan Jaksa selaku eksekutor dalam melaksanakan amar putusan terkait barang bukti yang perkaranya telah memperoleh kekuatan hukum tetap," kata Kajari Kepulauan Meranti, Budi Raharjo, Rabu (12/8).

Menurut Budi kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika ini juga merupakan upaya Kejaksaan Negeri Meranti dalam mendukung program pemerintah meminimalisir dan mengantisipasi maraknya peredaran Narkoba.

Selain itu kegiatan ini juga sebagai upaya dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu transparan, efektif dan efisien, akuntabel, serta dapat dipertanggung jawabkan.

Pemusnahan barang bukti itu digelar di kantor Kejari Kepulauan Meranti. Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Adhi Thya Febricar menambahkan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan perkara Januari hingga Agustus 2020, yang didominasi barang bukti narkotika.

"Sisanya perkara pencurian, pencabulan dan tindak pidana umum lainnya," ujarnya.

Hanya saja, Adhi Thya Febricar tak merinci jumlah masing-masing perkara yang dimusnahkan. "Yang ada dikita hanya barang bukti hasil uji lab, selebihnya dimusnahkan pihak Polres Meranti. Memang jumlah barang buktinya sedikit-sedikit," kata dia.

Dijelaskannya jumlah total narkotika yang dimusnahkan yakni, narkotika jenis sabu 24,58 gram, daun ganja 15,27 gram dan pil ekstasi 4 butir diikuti barang bukti tindak pidana umum lainnya.

Adapun metode pemusnahan narkotika jenis sabu dan daun ganja dilakukan dengan cara diblender. Sedangkan untuk handphone, senjata tajam dan lainnya, dilakukan dengan cara dipotong atau dirusak hingga tidak dapat dipergunakan kembali.

Pemusnahan ditengah pandemi Covid-19, Adhi mengatakan pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan prosedur standar protokol kesehatan. dam