Perahu dan Senter Mengapung, Nelayan Hilang Ditelan Sungai


riaupotenza.com
Warga dan aparat masih berupaya mencari nelayan yang menghilang di Sungai di Pangkalan Kerinci.

PANGKALANKERINCI (Riaupotenza.com) - Bagai ditelan air Sungai Kampar. Begitu nasib yang menimpa Khaidir T (61).  Sampai pukul 13.00 WIB, Rabu (29/7) sudah 12 jam keberadaan warga  RT 02 RT 01 Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan ini belum diketahui. Kuat dugaan korban masih berada di alur sungai. 

''Perahu dan lampu senter yang sedang menyala sudah ditemukan warga. Tapi sampai siang ini nelayan yang bersangkutan belum ditemukan,'' kata H Rojuli, warga Pangkalan Kerinci siang kemarin. 

Usaha pencarian terhadap nelayan ini sebut Rojuli yang melibatkan banyak pihak masih berlanjut. 

''Warga bersama pihak lain ada polisi, BPBD, Tagana, Satpol PP dan yang masih terus menyisir menggunakan pompong mencarinya. Tapi belum membuahkan hasil,'' paparnya. 

Menghilangnya nelayan tradisional warga Pangkalan Kerinci ini sebut Ocu Juli panggilan akrabnya berawal tengah malam tadi sekitar 00.30 WIB, Rabu dinihari Khaidir pergi ke sungai untuk mencari ikan. 

Lokasinya tidak begitu jauh dari tempat tinggalnya. Persisnya ke arah Kuala Sungai Nilo, Pangkalan Kerinci. Tidak diketahui pasti apakah usaha mencari ikan yang dilakukan nelayan ini sudah dapat atau belum. 

Namun yang jelas, sekitar pukul 01.30 WIB, Rabu, Tajul warga setempat yang melintas di alur sungai yang sama untuk pulang ke rumahnya melihat ada perahu yang hanyut. 

Berjarak puluhan meter tampak pula lampu senter yang menyala. Tapi posisi alat penerangan itu mengapung di permukaan air. Sementara pemilik perahu dan senter tidak ada. 

Kemudian Tajul mengambil inisiatif menambat perahu nelayan yang kosong tanpa penghuni di pinggir sungai. 

Kejadian ini dilaporkan Tajul kepada anak Ketua RW setempat. ''Katanya ada perahu nelayan yang hanyut,'' imbuh Rojuli. 

Sekitar pukul 05.00 WIB, keluarga Khaidir T memberitahukan kepada warga Kuala Terusan bahwa  Khaidir T tidak berada di rumahnya. 

Lalu keluarga Khaidir T melihat perahunya masih ada dan peralatan mencari ikan milik Khaidir T juga masih lengkap seperti tangguk dan pendayung.

''Info sementara di duga  Khaidir jatuh dari perahu dan perahunya hanyut,'' ungkapnya. 

Sampai siang, upaya pencarian masih terus dilakukan. amr