KADISDAGPERIN : BELUM ADA LARANGAN!

Minyak Goreng Curah Banjiri Pasar Pulau Bengkalis


riaupotenza.com
MINYAK GORENG CURAH : Tampak minyak goreng curah dikemas dalam bekas botol air mineral, yang membanjiri pasar di Pulau Bengkalis, Rabu (29/7/2020).(sukardi)

BENGKALIS(Riaupotenza.com) — Minyak goreng tanpa kemasan atau minyak goreng curah, mulai membanjiri sejumlah toko dan minimarket di Pulau Bengkalis. Minyak curah dikemas melalui botol-botol bekas minuman air mineral itu, beredar dan dijual bebas di masyaraka.

Pantauan Riaupotenza.com, Rabu (29/7/2020). Minyak goreng curah itu dibandrol dengan harga cukup murah dibanding dengan harga minyak goreng kemasan. Namun, minyak goreng tersebut sama sekali tidak bermerek dan tanpa label halal serta kandungan gizi dari minyak curah tersebut.

Minyak dalam kemasan bekas botol air mineral tersebut dijual dengan harga bervariasi, sebab minyak goreng tersebut dijual dalam wadah berbeda. Ada botol ukuran kecil dan botol ukuran besar. Tentu, bagi masyarakat bisa membelinya sesuai kemampuan keuangan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis H. Indra Gunawan, Rabu (29/7/2020) saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, minyak goreng curah ini memang beredar sejak lama di Pulau Bengkalis, belum ada larangan yang melarang keras atas peredarannya.“Belum ada larangan,”ujar Indra Gunawan via WhatsApp.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Bengkalis Fadli Syarifudin, Rabu (29/7/2020) mengatakan, atas informasi peredaran Minyak Goreng Curah skala besar di Bengkalis ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Disdagperin Bengkalis.

Menurut Fadli, sesuai ketentuan selayaknya minyak goreng itu tak bisa beredar, jika mengacu kepada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU Tentang Produk Pangan dan Undang-Undang Jaminan Produk Halal.

“Harusnya pemerintah menjamin bahwa minyak goreng curah, yang dijual kemasan bekas botol air mineral di Bengkalis, berkualitas sesuai dengan standar mutu minyak goreng kemasan pada umumnya, terimakasih atas informasinya kita akan koordinasikan dengan kepala bidang konsumen,”ujar mantan Ketua PWI Bengkalis ini.kar