KUNKER PERDANA KE KPU RIAU DAN BENGKALIS

Syamsurizal : Kantor KPU Bengkalis tak Kalah dengan Kantor Bupati Bengkalis


riaupotenza.com
KUNKER : Anggota Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu masa persidangan IV Tahun 2019-2020 Dr. H. Syamsurizal, SE, MM melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bengkalis, Senin (27/7/2020).(sukardi)

BENGKALIS(Riaupotenza.com) — Anggota Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu masa persidangan IV Tahun 2019-2020 Dr. H. Syamsurizal, SE, MM melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bengkalis, Senin (27/7/2020).

Dalam kunjungannya Anggota Panja RUU Pemilu, H. Syamsurizal, SE, MM mengatakan, perlu adanya penganti e-KTP dan tentunya diberikan masukan bahan-bahan yang sesuai rancangan undang-undang (UU) Pemilu soal-soal sistem pemilihan profesional.

Demikian disampaikan Syamsurizal, saat berada di KPUD Kabupaten Bengkalis. Menurut anggota Komisi II DPR RI ini, perlu adanya persiapan yang matang.

“Alhamdullilah, kita dapat bersilaturahim dan ini pertama kali saya masuk ke kantor KPU Bengkalis, seperti ruang kantor bupati. Tak kalah dengan kantor lainnya, seperti kantor KPU Riau, itu kebetulan eks ruangan saya dulu, ketika menjabat sebagai Kepala Dispenda Riau,”ungkap Syamsurizal mengawali sambutannya.

Lebih lanjut Bupati Bengkalis terdahulu ini menjelaskan, pihaknya juga mengusulkan adanya ada tambahan sebanyak kurang lebih 600 TPS, 800 maksimal jumlah DPT TPS tapi ternyata disepakati hanya 500 saja pada setiap TPS jadi.  Kita ingin jawaban 600 tambahan itu gimana APD-nya dan pendanaannya,”ujarnya.

Terpisah, Anggota komisioner KPU Provinsi Riau Drs. Joni Suhaidi, mempertanyaannya seluruh pemilih yang ada dua juta enam ratus pemilih.

"Pemilih di Pilkada kita sekitar sekitar dua juta enam ratus. Ini dalam 10 hari kerja ini apakah masih ada pemilih yang menggunakan suket (surat keterangan), bahkan juga mungkin menggunakan KTP sia-sia," katanya.

Diutarakannya lagi, berkemuninan juga di Pemilu, ketemu ada yang ada yang tinggal di suatu wilayah, tapi belum punya KTP. Kemudian, masih juga ada yang punya KK belum punya KTP persentase ini mungkin sedikit.

Begitu pula, sambungnya, solusi dan kewajiban caranya bagaimana pemilih, untuk pemilih yang di wilayah mereka secara usia itu, mempunyai hak untuk memilih.

"Kendala di lapangan kita akui adalah masih terdapat pemilih yang belum mempunyai KTP dan KK, jika pemilih tidak punya KTP, maka sesuai aturan bisa pergi ke kantor lurah atau kepala desa untuk nanti dilaporkan agar bisa ajarkan caranya. Silakan untuk melapor atau merekam suara merekam e-KTP jadinya,”ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat turut dihadiri anggota Komisioner KPU Bengkalis diantaranya Elmiawati Safarina, Anggi Ramadhan, Feri Herlinda, Safroni, Sekretaris KPU Bengkalis Puji Hartono dan seluruh staf KPU Bengkalis.kar