DI HARI BHAKTI ADHYAKSA KE-60

Kejari Bengkalis Selidiki 2 Perkara Korupsi Skala Besar


riaupotenza.com
HBA KE- 60 : Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Nanik Kushartanti berfoto bersama di halaman Kantor Kejari Bengkalis, Jalan Pertanian bersama jajaran Kejaksaan Negeri Bengkalis, Selasa (21/7/2020).(sukardi)

BENGKALIS(Riaupotenza.com) — Jelang puncak memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke -60 dan Hari Ulang Tahun ke 20 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini pada Rabu (22/7/2020) besok. Kejaksaan Negeri Bengkalis melakukan ekposes sejumlah perkara.

Seperti diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Nanik Kushartanti melalui Kepala Sekai Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bengkalis Agung Irawan, Selasa (21/7/2020). 

Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke 20 Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejaksaan Negeri Bengkalis hari ini menggelar video conference (Vidcon) memperingati  IAD dan mengadakan ziarah makam pahlawan. 

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemotongan tumpeng dan dilanjutkan Rabbu (22/7/2020) menggelar upacara HBA di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Bengkalis secara virtual  serentak dilaksanakan se Indonesia dengan memperhatikan prorokol kesehatan. 

Agung menjelaskan, untuk penanganan perkara pidana khusus ditahun 2020 masih dalam tahap penyelidikan 1, penututan 4 dan eksekusi ada 2 dengan penyelamatan keuangan negara sebesar senilai Rp 96 miliar lebih. 

Lebih lanjut dikatakan Agung, untuk penanganan perkara pabean cukai ada 3 diantaranya masih dalam penuntutan 1 dan eksekusi. Kemudian, Kejari Bengkalis saat ini tengah melakukan penyelidikan tindak pidana korupsi, 2 pekara skala besar.

"Dipidsus kejaksaan Bengkalis saat ini sedang melakukan penyelidikan 2 perkara besar. Dalam waktu dekat akan kita ekspos kepada teman-teman media," tegas Agung Irawan. 

Sementara itu untuk dibidang perdata dan tata usaha. Kepala Seksi Datun Kejaksaan Negeri Bengkalis Farouk Fahrozi mengatakan, proaktif dalam memberikan bimbingan pendampingan hukum bidang perdata dan tata usaha negara ditengah pandemi covid-19 kepada masing masing OPD Pemkab Bengkalis. 

Hal demikian. Lanjutnya, terutama kepada masing masing OPD Pemkab Bengkalis agar lebih bijak dalam menggunakan anggaran dana covid-19 guna terhindar dari penyelewengan keuangan negara dan telah melakukan penyelamatan keuangan negara. 

"Bidang datun Kejaksaann Negeri Bengkalis telah melakukan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 7,340 Miliar pada tahun 2020," ungkap Farouk. 

Selain itu untuk dibidang pidana umum. Kepala Seksi Pidum Imamanuel Tarigan menjelaskan untuk penanganan narkotika ditahun ini ada 28 perkara yang sudah memiliki berkekuatan hukum tetap atau incrah dengan dituntut hukum mati. 

"Untuk perkara narkotika ini, JPU Kejaksaan Bengkalis telah hukum mati sebanyak 5 napi sedangkan putusan mati ada 2 napi dan seumur hidup ada 3 napi.  Sedangkan dalam tahap banding putusan mati ada 2 napi dan upaya hukum kasasi ada 3 napi," ungkap Imamanuel Tarigan.

Sementara itu, Kepala Seksi Barang Bukti (BB) Oki Winarta juga menjelaskan, sedangkan untuk penyelamatan keuangan negara 100 juta lebih kemudian penyelesaian barang rampasan dengan pemusnahan handphone ilegal 5 ribu lebih berbagai merek.kar