Persiapan PON Papua 2020, CBP Kembali Gesa Pembinaan Atlit Cabor Biliar


riaupotenza.com

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Sempat vakum beberapa bulan akibat musibah virus corona atau Covid-19,  Community Biliard Pekanbaru (CBP) kembali gesa pembinaan terhadap atlit Cabang Olahraga (Cabor) Biliar di Riau.

Pembinaan yang dilakukan melalui ajang turnamen ini, juga setelah menimbang dan adanya dispensasi dari pemerintahan di Riau yang telah memberikan kesempatan pada cabang olahraga untuk kembali menjalankan aktifitas terkait olahraga dengan sistim tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, jaga jarak serta mencuci tangan yang sebelumnya juga sudah di sediakan oleh masing-masing venue Cabor seperti rumah Biliar ini yang sudah menyediakan lansung fasilitas sesuai standardisasi protokol kesehatan. 

Ajang turnamen ini, juga sudah merupakan turnamen ke Dua kali diselenggarakan CBP bersama Rumah Biliar,  khusnya di Kota Pekanbaru. Dimana selain meningkatkan kemampuan atlit dalam bertanding, turnamen ini juga dalam rangka pencarian bibit baru dalam menuju generasi pencinta Biliar dimasa akan datang.

Tambah lagi, Cabor Biliar ini untuk Riau juga termasuk salah satu Cabor yang terbanyak menyumbangkan mendali emas dan mengharumkan nama baik Riau di tingkat nasional. 

Menurut Ketua CBP, Supriyanto, penggesaan pembinaan terhadap atlit Cabor Biliar ini juga menimbang persiapan atlit yang dalam waktu dekat akan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang sesuai rencana akan dilaksanakan di Papua.  Dengan harapan kemampuan atlit bisa kembali maksimal yang sebelumnya sempat terpengaruh dan terdampak akibat musibah Covid-19.

"Kebetulan saya juga tim gugus tugas Covid-19, Riau khusus penganan jenazah. Selama pandemi Covid-19 memang mereka tidak bisa melakukan latihan. Karena memang juga membahayakan pada kondisi mereka. Maka itu dengan adanya kesempatan ini, kembali kita gesa latihan dan meningkatkan kemampuan mental mereka melalui pertandingan atau turnamen," katanya. Ahad (19/7) di Pekanbaru. 

Untuk turnamen kali ini di selenggarakan lansung atas nama komunitas atau CBP bekerjasama dengan Rumah Biliar Arena Pool n Cafe Pekanbaru. Yaitu, CBP CUP 9 Ball yang pesertanya juga dari berberapa kabupaten kota di Riau. Sedangkan untuk sistimnya, sistim terbuka yang juga bisa diikuti semua pencinta Biliar sesuai kelas atau lebih dikenal dengan handicap dalam Cabor Biliar. 

"Dalam penyelenggaraan ini kita juga menegaskan dan mewajibkan seluruh peserta menerapkan protokol kesehatan. Baik menggunakan masker, jaga jarak maupun mencuci tangan yang telah disediakan rumah Biliar. Bahkan bagi peserta yang ikut turnamen maupun penonton yang menyaksikan pertandingan  juga dilakukan scan suhu badan sebelum memasuki arena pertandingan atau rumah Biliar," ujar Pamen Polda Riau ini.

Lebih jauh kata Kompol yang menjabat sebagai Kasubbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau ini, jika menimbang penerapan protokol kesehatan dibidang olahraga, Cabor Biliar juga termasuk salah satu Cabor yang bisa menjaga jarak satu antara lain. Karena dalam bertanding atau bermain atlit Biliar atau player sudah ada tingkat jarak dan tidak berdekatan. Karena dalam bermain Biliar ini di dominan hanya dua orang player, meskipun ada sistim ganda yang jarang diselenggarakan. Kecuali dalam iven besar seperti pada PON kedepan, Itu pun antara pemain tidak harus berdekatan karena saat bermain tetap satu orang. Untuk itu pada Cabor Biliar penerapan protokol kesehatan bisa diterapkan dengan maksimal.

"Sedangkan untuk jarak penonton juga sudah diatur dengan baik, terutama tempat duduk yang sudah di siapkan jarak antar satu sama lain sesuai aturan dalam protokol kesehatan," katanya.

"Yang pasti dengan sudah adanya kesempatan pengesaan pembinaan ini kembali, kita berharap kemampuan atlit kita di Riau kembali baik dan lebih maksimal lagi untuk persiapan PON Papua 2020 mendatang. Termasuk pada generasi penerus kita yang diharapkan menjadi generasi selanjutnya sebagai penerus atlit-atlitnya senior," tuturnya. dre