Azaly Djohan : Masyarakat Harus Cerdas, Pilihlah Kepala Daerah yang Tidak Tercemar


riaupotenza.com
Bupati Bengkalis dimasanya, H. Azaly Djohan.(dokumen)

PEKANBARU(Riaupotenza.com)—Aksi surat terbuka yang dilakukan oleh Ikatan Keluarga Pulau Bengkalis dan Sekitarnya (IKPBS) beserta beberapa tokoh pada Sabtu (11/07/2020) kemarin, menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bengkalis agar tidak memilih calon pemimpin (kepala daerah), yang tercemar pada Pilkada yang akan datang. Hal ini pun di dukung oleh seorang tokoh terkemuka Bengkalis dan Riau Azaly Djohan.

Bupati Bengkalis di eranya ini mengatatakan di hadapan para masyarakat, tokoh  dan wartawan yang hadir pada aksi itu. Menurutnya, Bengkalis itu adalah negeri melayu yang termasuk tertua. Sejak jaman dahulu sudah ada pemerintahan di Bengkalis. Namanya pun sudah termashur di segenap negeri, oleh karenanya jangan di rusak karena salah memilih pemimpin.

Apalagi yang mempunyai hak atas negeri Bengkalis itu adalah warga Bengkalis sendiri. Warga Bengkalis menurutnya mempunyai hak untuk hidup layak dan maju. Oleh karenanya diperlukan pemimpin yang bisa membawa ke arah tersebut. Jika tercamar bagaimana bisa membawa masyarakat Bengkalis maju.

''Intinya pilihlah calon pemimpin yang tidak tercemar. Jika tidak tercemar ia bisa mewujudkan hak masyarakatnya, yaitu hak hidup layak dan maju dalam segala bidang,''ujarnya.

Azaly Djohan juga mengajak masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk mengerti arti dari Pilkada itu sendiri. Menurutnya hasil dari Pilkada itu adalah untuk masyarakat yang memilih bukan pemimpin yang dipilih. Karena masyarakat memilih pemimpin untuk mewujudkan bagaimana masa depannya bisa lebih baik dari masa dulunya.

''Masyarakat harus tahu dan cerdas arti dari Pilkada itu sendiri. Hasil dari Pilkada itu jelas untuk masyarakat, jadi jangan asal pilih. Karena hasil dari Pilkada ini untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik dari dulunya,”tutupnya.kar