Tidak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal Di Kuansing


riaupotenza.com

KUANSING (Riaupotenza.com) - Kabupaten Kuansing telah terbebas dari desa yang berstatus desa sangat tertinggal. Dimana tahun 2019 lalu masih ada empat desa yang menyandang status tersebut.

Menurut Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kuansing, Napisman mengatakan, berdasarkan data pengukuran pemuktahiran Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2020, Kuansing status IDM didominasi oleh desa berkembang dengan jumlah 136 desa atau setara dengan 63,39 persen.

"Tidak ada lagi desa berstatus sangat tertinggal di Kabupaten Kuansing. Target kenaikan status desa ini, selain didasarkan pada capaian prestasi tahun lalu, juga karena masifnya pembangunan di seluruh desa di Kuansing," kata Napisman.

Napisman membeberkan, untuk menentukan IDM dapat diukur berdasarkan tiga indeks mulai dari indeks ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi dan indeks ketahanan ekologi atau lingkungan.
  
Status IDM juga dapat dirinci mulai desa mandiri mengalami peningkatan dari nol pada 2019 menjadi satu desa di tahun 2020 yakni desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir. Kemudian desa maju juga mengalami peningkatan dari 10 tahun 2019, saat ini menjadi 22 desa tahun 2020 ini.

Disampaikan Napisman, dengan angka-angka tersebut, maka Dinas memasang target adanya kenaikan status desa di tahun 2021 mendatang. "Dengan angka IDM kita tahun ini cukup menjadi modal besar dalam perencanaan di tahun 2021," kata Napisman.

Apalagi dengan pencapaian prestasi tahun ini, tentunya akan ditingkatkan lagi dengan bertambahnya desa maju dan desa mandiri. "Mana desa yang berhasil menjadi desa mandiri nanti akan kita kasih reward," ujar Napisman.

Dimana tahun depan, kata Napis, dengan selisih nilai yang kecil sekali dan mendekati adanya peningkatan maka akan terjadi peningkatan yang lebih signifikan lagi.  

Sementara Parmadi, Hr selaku Tenaga Ahli Kabupaten Kuansing Bidang Pelayanan Sosial Dasar (PSD) Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kuansing memberikan apresiasi terutama kepada para Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya dan unsur lainnya yang telah membantu memenuhi dan mensukseskan pemuktahiran pengukuran data IDM tahun 2020.

Kemudian Kepala Bappeda Litbang Kuansing Maisir menyampaikan, secara umum pedoman IDM akan menjadi panduan pemerintah daerah dan desa dalam memanfaatkan data dan informasi IDM sebagai salah satu basis dalam proses membuat keputusan perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi pembangunan desa. ped