Prospek Menjadi Petani, Tanam 2 Kali Setahun, Perhektar 3,8 Ton Gabah


riaupotenza.com
Bupati Pelalawan HM Harris saat menghadiri panen raya Kelompok Tani Lintas Bono di Kecamatan Teluk Meranti, belum lama ini.

TELUKMERANTI (Riaupotenza.com) - Tak hanya Kecamatan Kuala Kampar yang dikenal sebagai lumbung padi Kabupaten Pelalawan. Ternyata di Kecamatan Teluk Meranti juga memiliki potensi yang sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan.  Buktinya, dalam setahun petani bisa menanam padi dua kali dengan hasil yang sangat memuaskan. 1 hektar menghasilkan 3,8 ton gabah.

‘’Produktifitas padi Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau sangat baik sekali. Ini terbukti karena mampu mencapai 3,8 ton gabah per hektar sekali panen,’’ jelas PPL Pertanian Kecamatan Teluk Meranti, Sahdan, Selasa (7/7).

‘’Potensi lahan persawahan di Teluk Meranti sangat besar dan masih bisa dikembangkan lagi,’’ imbuhnya terkait peluang yang terbentang luas untuk masyarakat yang mau bertani.

Dikatakannya, selama ini sistem penanaman disana menggunakan sawah tadah hujan dan sudah berhasil dua kali masa tanam selama setahun. "Saya katakana lagi, hasil panennya mampu mencapai 3,8 ton per hektar untuk sekali panen. Dengan potensi lahan mencapai 193 hektar yang bisa kita kelola dikemudian hari, maka ini akan menjadi komoditas unggulan kalau kita kembangkan,"ungkap Sahdan.

Sahdan menyebutkan, lahan persawahan di Desa Pulau Muda sendiri mulai dibuka tahun 2018, sebanyak 10 hektar dibantu alat oleh Dinas PU Kabupaten Pelalawan. Kemudian pengelolaan dilakukan secara swadaya anggota kelompok.

Belum lama ini, Bupati Pelalawan HM Harris juga sempat menghadiri panen raya kelompok tani LIntas Bono. Bupati mengapresiasi masyarakat yang masih aktif menjadi petani. amr