Pemkab Inhu Peringati Hari Keluarga Nasional Ke-27


riaupotenza.com

INHU (Riaupotenza.com) - Kabupaten Indargiri Hulu, Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-27 tingkat Provinsi di Riau yang dilaksanakan Via Video Convrence melalui aplikasi Zoom meeting.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang VIP Lt. 4 Kantor Bupati Inhu, Senin (29/6/2020) ini dihadiri oleh istri Sekda Inhu Rina Erika Hendrizal, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana M Bayu Setia Yudiono, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Inhu Rika Varia Nora, dan Anggota PKK Inhu, serta Kabid dan staf Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Inhu.

Peringatan Harganas Ke-27 yang dibuka langsung oleh Gubernur Riau H Syamsuar ini berlangsung meriah walaupun dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Aacara ini juga dihadiri oleh perwakilan seluruh Kabupaten/kota se-provinsi.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pemotongan tumpeng dan Pengumuman pemenang lomba Pemilihan Tenaga Lapangan, dan KB lestari 20 tahun teladan yang dilaksanakan oleh BKKBN Provinsi Riau.

Di tempat terpisah, diruangan Kantor Bupati Narasinga Lantai 2, H Yopi Arianto SE didampingi Kadis Seni, Kebudayaan Dinas PMD dan Dinas Sosial mengadakan pertemuan audiensi dengan parah musisi

Bupati Indragiri Hulu, menggelar acara audiensi dengan sejumlah musisi di daerah, dalam rangka mencari solusi terbaik pada masa pandemi Covid-19 diruang rapat Narasinga Lantai 2, Senin 29 Juni 2020.

Yopi Arianto meminta para musisi agar membantu pemerintah dalam sosialisasi protokol kesehatan, tidak boleh menyerah menghadapi covid-19. Bupati juga menyampaikan akan membantu pendidikan anak-anak para musisi. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan (Disdikbud) Indargiri Hulu, Ibrahim Alimin mengatakan, Tim Gugus tugas Tugas penangan pendemi Covid-19, telah bekerja keras dalam memutus rantai corona, diakui memperngaruhi kondisi ekonomi masyarakat. 

Plt Pemerintahan Desa menyampaikan masalah Bantuan Tunai Lansung (BTL) agar menyampaikan data-data para musisi kepada pemdes, agar bisa didata ulang, masuk dalam keluarga miskin baru, kaerna kurangnya penghasilan karna dampak covid-19 tidak bisa manggung selama 4 bulan. Masuk dalam BLT untuk dana desa, pemdes bisa menjembatani humdes di wisata. 

Intinya,  semua musisi agara dapat bantuan terutama Bantuan Lansung Tunai (BLT) agar dapat membatu kebutuhan sehari-hari agar dapat membatu meringankan beban. 

Musisi, artis, penggiat seni sangat merasakan dampak pendemi Covid-19 tentunya berharap ada solusi dari pemerntahan agar kedepan lebih baik, ratusan musisi tidak ada job selama Covid-19, karna tidak adanya tawaran manggung ujar perwakilan dari musisi. Adv