Kembali Zona Merah, Pintu Masuk Pekanbaru Kembali Diperketat


riaupotenza.com

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Wali Kota Pekanbaru meminta pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru kembali memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk Kota Pekanbaru guna mengantisipasi penyebaran covid-19. 

Pasalnya beberapa hari terakhir terjadi lonjakan kasus positif covid-19 di Pekanbaru, dan beberapa pasien positif memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah. 

Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Yuliarso, saat dikonfirmasi hari ini mengatakan, pihaknya saat ini masih dalam koordinasi dengan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Pekanbaru.

Koordinasi dilakukan terkait petunjuk teknis (juknis) dilapangan untuk pengawasan di pintu masuk Pekanbaru. 

"Kami masih koordinasi dengan tim gugus tugas. Kami masih rapat," kata Yuliarso melalui sambungan teleponnya. 

Ia masih menanti keputusan dari tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Pekanbaru, terkait standar pengawasan dilapangan. Selain itu koordinasi juga dilakukan dengan Kapolresta Pekanbaru selaku koordinator pelaksanaan Perwako PHB. 

Menurutnya, jika eskalasi kasus positif di Pekanbaru terus meningkat, bukan tidak mungkin pengawasan ketat kembali dilakukan. Hanya warga yang berkepentingan saja yang dapat melintas di pintu masuk Kota Pekanbaru. 

"Protokol kesehatan tentu juga dilakukan. Melakukan pengecekan suhu tubuh, membatasi kapasitas penumpang, dan menunjukkan izin dari instansi terkait," terangnya.

Jika pengawasan di pintu masuk Pekanbaru dilakukan kembali, maka pihaknya akan berjaga di 5 pintu masuk, diantaranya di depan U-turn Pusat Kerajinan Dekranasda Kota Pekanbaru (Lintas barat), depan Masjid Baituhrrahman (Pantai Cermin), Polsek Rumbai (Lintas Utara), depan SPBU Simpang Pesantren Pasir Putih (Lintas Timur), dan Simpang Kuburan Teratak Buluh (Lintas Selatan). rpz