Usai Covid 19, Bupati Manfaatkan Tinjau Sejumlah Proyek di Kabupaten Siak


riaupotenza.com

SIAK (Riaupotenza.com) - Usai Menangani masalah Covit 19 di wilayah Kabupaten Siak. Saat ini Bupati Siak manfaatkan untuk meninjau Pelaksanaan Pembangunan berskala besar di beberapa titik di seluruh Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Siak. 

Proyek yang di tinjau oleh Bupati Siak itu adalah proyek  pembangun turap dengan konsep "Waterfront City" di Kecamatan Sungai Apit.

Proyek Water front Coty Sungai apit itu, baru   selesai 140 meter berada di Jalan Sultan Syarif Kasim, tepi laut dekat sebuah dermaga lama. 

Selain Meninjau Water front City di Sungai Apit, Bupati Siak juga melihat pembangunan Jalan libo Jaya Kecamatan kandis dan saat ini udah selesai dilakukan pembangunannya. 

Bupati Alfedri mengatakan, bahwa dirinya berniat untuk menata  Kecamatan Sungai apit, agar ke depannya dapat menarik investor lebih banyak lagi di pesisir Kabupaten Siak ini. 

Waterfront City itu, menurutnya juga sebagai sarana pendukung untuk menjadikan Kecamatan Sungai Apit menjadi magnet ekonomi baru di Kabupaten Siak. 

Makanya infrastruktur jalannya juga perlu dibenahi seperti di Jalan Diponegoro, Kampung Parit I/II yang akan dilebarkan hingga 14 meter dengan bahu jalan.

Saat ini telah selesai dibangun selama dua bulan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Siak sekitar Rp190 juta. Rencananya untuk yang ke arah barat dan timur dari turap akan dilanjutkan pembangunannya serta ada pedestarian.

Meskipun belum tuntas semuanya, masyarakat mulai ramai mendatangi Waterfront City Sungai Apit ini untuk melihat matahari terbenam. Tak lupa juga dengan sambil mengabadikan momen indah dengan langit jingga di sebelah barat.

Keindahan cahaya lampu sepanjang Waterfront City ini pada malam hari juga menjadi perhatian. Masyarakat seolah tak perlu ke Pusat Kota Siak lagi kalau hanya untuk melihat keindahan turap.

Setelah puas menikmati senja di Waterfront City Sungai Apit, bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju ruang hijau terbuka (RTH) yang lokasinya sangat berdekatan. Ruang terbuka untuk publik seluas 70x40 meter persegi ini juga masih ada rencana tahun kedua pembangunan. pen