267 Jamaah Calon Haji Kuansing Batal Berangkat


riaupotenza.com
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kuansing H Bahtiar Saleh SAg

KUANSING (Riaupotenza.com) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuansing mencatat sedikitnya 267 orang calon jamaah haji batal berangkat ke tanah suci tahun ini. Hal itu menyusul pusat meniadakan keberangkatan haji tahun ini.

"Tahun ini yang batal sebanyak 267 jamaah. Jumlah itu sudah termasuk 21 jamaah cadangan," kata Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kuansing H Bahtiar Saleh SAg di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2020).

Ia menyebut secara umum warga Kuansing menerima keputusan pemerintah yang membatalkan keberangkatan haji 2020/1441 Hijriyah.

"Alhamdulillah masyarakat kita sangat menerima keputusan itu. Karena keputusan itu semata-mata untuk kepentingan bersama," katanya.

Ketika ditanya apakah ada jamaah yang mengajukan permohonan pengembalian setoran lunas Bipih, jawab Bakhtiar, sejauh ini belum ada. Meski hal itu diperbolehkan.

"Belum ada jamaah yang mengajukan. Jika tidak diambil, jamaah yang akan menerima manfaat dari Bipih itu," katanya.

Ia juga memaparkan ada beberapa poin penting dari Keputusan Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020 tentang pembatalan pemberangkatan jamaah haji Tahun 1441/2020. Diantaranya, jamaah haji yang telah melunasi Bipih menjadi jamaah haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH) tahun 1442 H/2021 M.

"Jamaah dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran lunas Bipih jika dibutuhkan atau tetap disimpan di BPKH dengan bagi hasil," katanya.

Masih kata Bakhtiar, Paspor jamaah haji akan dikembalikan kepada jamaah melalui Kementerian Agama kabupaten atau kota. Buku bimbingan manasik haji akan diberikan kepada jama'ah bersamaan dengan paspor. "Buku bimbingan manasik haji sudah datang, paspor yang belum," katanya.

Seluruh proses scanning dokumen katanya, tetap dilanjutkan sebagaimana mestinya untuk persiapan pelaksanaan haji tahun 1442/2021 Masehi.

"Seperti Paspor, Photo, Vaksin meningitis dan dokumen pendukung lainnya," katanya. cil