Pemberlakuan PSST di Bandul Diperpanjang


riaupotenza.com

MERANTI (Riaupotenza.com) - Secara resmi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti, perpanjang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Tertentu (PSST) di Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kepulauan Meranti. 

Perpanjangan status tersebut hingga 14 hari ke depan setelah status dan masa PSST tahap pertama berakhir sejak Sabtu (30/5/20) kemarin. Keputusan tersebut diperkuat oleh surat keputusan (SK) Bupati Nomor 311/HK/KPTS/V/2020 tanggal 29 Mei 2020. 

Desa Bandul dapat disebut sebagai episentrum Covid-19 di Kepulauan Meranti. Pasalnya seluruh pasien terjangkit virus tersebut dengan jumlah 12 orang adalah warga desa setempat. Seperti, Jumat (29/5/20) tambahan pasien positif juga berasal dari desa yang sama. 

"Keputusan ini harus kita ambil berdasarkan hasil swab terakhir yang menetapkan enam warga Bandul positif Covid-19. Yang sebelumnya juga warga desa yang sama," ujar Bupati Irwan Nasir yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kepulauan Meranti, Minggu (31/5/20).

Dengan keputusan ini, jelas Irwan, maka upaya-upaya penanggulangan yang dilakukan sebelumnya dilanjutkan. Mulai dari penempatan personel pengamanan dari TNi, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, hingga tambahan tenaga medis. 

Petugas juga memperketat arus masuk orang dengan membuat cek point di perbatasan desa. "langkah ini harus kita ambil untuk memutus mata rantai wabah. Kita sangat berharap kerjasama masyarakat dan seluruh aparatur demi kebaikan bersama," tegas Bupati.

Menurutnya, upaya-upaya seperti penyemprotan disinfektan, pemeriksaan rutin terhadap warga, dan penyaluran bantuan akan tetap dan harus terus dilakukan.

Dengan demikian ia meminta masyarakat Bandul bersabar karena untuk memutus mata rantai tersebut membutuhkan waktu dan kerjasama seluruh masyarakat.

"Kita minta warga disiplin menjalankan protokol kesehatan; menjaga jarak, memakai masker, sering mencuci tangan, dan segera menghubungi pihak medis jika muncul gejala sakit," tegasnya.

Bupati Irwan mengaku sangat berharap segera mencabut status PSST yang mengisolasi Desa Bandul. Untuk itulah dia berharap semua warga yang pernah kontak erat dengan pasien positif untuk segera menghubungi tenaga medis, guna diambil langkah medis selanjutnya. Jika tidak, Irwan sangat mengkhawatirkan transmisi lokal wabah tersebut makin meluas.

"Jika kontak erat bisa kita tracing (lacak) semua dan bekerjasama dengan baik pada petugas medis, maka kita bisa lakukan karantina agar penularan tidak meluas," ujarnya. dham