Kerupuk Jangek Rang Bukittinggi Eza/Ezi 66, Miliki Dua Rasa yang Renyah dan Gurih


riaupotenza.com

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Setiap daerah memiliki ikon makanan tersendiri khususnya kerupuk, jika Sumatera Selatan punya kerupuk khas daerah kerupuk Kemplang, maka Sumatera Barat juga memiliki Kerupuk Jangek sebagai oleh oleh khas daerah.

Kerupuk Jangek yang diolah dari kulit sapi ini bisa ditemui di Pekanbaru, dan tidak perlu sampai ke Sumatera Barat atau Kota Bukittinggi asal kerupuk jangek untuk membelinya. Berada di pusat kota persisnya di Jalan Sam Ratulangi simpang empat arah ke Jalan Ahmad Yani, ada usaha Kerupuk Jangek Rang Bukittinggi Eza/ Ezi 66 milik Sri Hendrayeni. Setiap hari dari pukul 08.30 sampai pukul 18.00 WIB, Sri berjualan di tepi jalan.

" Usaha ini telah lima tahun ini kami jalankan di Jalan Sam Ratulangi ini, kita ada cabang juga di Lapangan Bukit Senapelan, kerupuk jangek ini kita olah sendiri asli buatan kita" katanya.

Sri menjelaskan, proses pengolahan kerupuk jangek ini hampir satu hari, dari mulai membersihkan bulu di kulit sapi lalu diberi bumbu setelah itu dijemur hingga kering dan di goreng. Semua proses ini dikerjakan di rumah yang beralamat di Jalan Teratai Gg. Bunga Tanjung Nomor 30 Sukajadi.

"Kita olah waktunya lumayan lama sampai satu harian, ini untuk menjaga kualitas kerupuk jangek ini tetap enak gurih di nikmati oleh konsumen" ujarnya.

Sri menambahkan, kerupuk jangek buatannya dijamin enak, karena kerupuknya padat dan dalamnya tidak kosong seperti kerupuk jangek lainnya, selain itu ada dua rasa yang dibuat yakni rasa alami kerupuk jangek biasa dan kerupuk jangek pakai cabe merah.

" Kita buat ada dua rasa, rasa alami dan rasa cabe merah harganya terjangkau. Yang sudah di goreng ukuran kecil Rp.10 ribu, ukuran sedang Rp.20 ribu, ukuran menengah (1/4 kilo) Rp. 50 ribu dan ukuran besar (1/2 kilo) Rp. 100 ribu. Sedangan rasa cabe merah kering ukuran kecil Rp.23 ribu, ukuran menengah Rp. 55 ribu dan ukuran besar Rp. 110 ribu" jelasnya.

Sri juga menjual kerupuk jangek dalam bentuk mentah atau belum di goreng, dengan harga Rp.45 ribu untuk ukuran 1/4 kilo dan Rp.90 ribu untuk ukuran 1/2 kilo.

Pembeli kerupuk jangek tidak hanya masyarakat Pekanbaru,namun dari luar kota seperti dari kabupaten lain Pelalawan, Siak bahkan dari Jambi. Bahkan usaha ini menerima order pesanan dalam jumlah besar malah ada yang membeli kemudian untuk di jual kembali.

" Pembeli ada dari luar kota, namun sejak pendemi corona ini terasa bagi kami pedagang sektor UMKM pembeli berkurang, yang menyebabkan omset turun biasanya selama bulan puasa tahun lalu bisa Rp.2 juta lebih perhari, tahun ini udah mendekati lebaran mencapai Rp. 1 juta aja susah, kami melayani pemesanan kerupuk jangek melalui 082293086766, dijamin rasanya enak dan gurih. ucap Sri. Rls