TIM GUGUS SALING LEMPAR MASALAH

Kadiskominfo : Videotron di Lapangan Tugu Itu Pengelola di Prokopim


riaupotenza.com
VIDEOTRON : Ditengah kondisi PSBB, fasilitas yang diperlukan sebagai bentuk media imbauan kondisi rusak parah. Sementara videotron itu dibangun Tahun 2015 dengan anggaran mencapai Rp 1,5 milir.(sukardi)

BENGKALIS(Riaupotenza.com)- Munculnya desakan masyarakat agar Videotron yang ada di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bengkalis, untuk diaktifkan selama PSBB membuat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) Bengkalis Drs. Johansyah Syafi angkat bicara dan menyangkal jika Videotron yang ada di wilayah Bengkalis merupakan tanggungjawab Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Bengkalis.

Hal itu disampaikan Johansyah Syafri dalam bantahannya terkait berita adanya permintaan masyarakat menyalakan imbauan PSBB di Videotron di Kabupaten Bengkalis, Selasa (19/5/2020).

"Yang Videotron lapangan tugu itu, tanggungjawab Kabag Prokopim, bukan di Diskominfotik,"bantah Johansyah.

Ia juga mengatakan, jika tanggungjawab Videotron yang ada di Kabupaten Bengkalis, Diskominfotik hanya mengurusi Videotron yang ada di kecamatan.

"Kalau videotron yang di kecamatan baru itu tanggungjawab kita, baru mau kita aktifkan dan sudah ada yang aktif,"kata Johansyah.

Ditanya soal jumlah titik lokasi videotron yang menjadi tanggungjawab Diskominfotik, Johansyah menjelaskan, jika lokasinya ada di dua kecamatan, satu di Pinggir dan satu Videotron di Kecamatan Mandau.

"Untuk yang di Kecamatan Mandau sudah bisa aktif, sedangkan videotron di Kecamatan Pinggir, sedang dalam perbaikan, terjadi troble NCB,"ujarnya.

Videotron Dilapangan Tugu Sudah Rusak

Sementara itu, Kabag  Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Bengkalis Muhammad Fadhli, saat dihubungi Riaupotenza.com, Selasa (19/5/2020) terkait kondisi Videotron dilapangan tugu Bengkalis. Mantan Camat Bukit Batu ini menjawab secara terang-terangan, jika Videotron dilapangan tugu sudah rusak parah.

"Barangnya sudah rusak, barang itu barang lama dibangun 2015, dimana salahnya, yang jelas tukang service sudah kita panggil untuk memperbaikinya, tapi menurut tukang service, daripada diperbaiki bagus beli baru, sebab videotron itu luar dalam sudah kropos, semua alat didalamnya tidak bisa dipergunakan, saran teknis kalau diperbaiki juga percuma,"kata Muhammad Fadhli.

Ia juga mengatakan, videotron dilapangan tugu itu dibangun bukan dizaman dirinya menjabat. Melainkan dimasa jabatan Kadiskominfo sekarang."Yang bangun pak Johansyah itu, bukan dizaman saya,"terangnya.kar